Mahasiswa Didorong Jadi Agen Edukasi Pembayaran Digital
Rabu, 31 Mei 2023 - 06:36 WIB
loading...
A
A
A
Sebab itu, dia mengajak mahasiswa melihat tantangan dan peluang inovasi di era digital ini. “Tujuannya untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi,” tambah Syakir.
Berangkat dari hal tersebut, sebutnya, Indonesia masih perlu memaksimalkan pemanfaatan perkembangan teknologi serta mengatasi beberapa kendala utamanya. Di antaranya; regulasi, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) agar siap menghadapi tantangan digitalisasi.
Kepala Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra mengemukakan pihaknya mendukung penuh digitalisasi dengan memastikan kelancaran pembayaran yang tertuang dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.
“Arah kebijakan sistem pembayaran untuk menavigasi peran industri dan mengintegrasikan potensi ekonomi dan keuangan digital,” katanya.
Rahmat menekankan terdapat 5 inisiatif utama BSPI, yakni Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP), Sistem Pembayaran Ritel, Sistem Pembayaran Nilai Besar dan Infrastruktur Pasar Keuangan, Data dan Digitalisasi, serta Reformasi Regulasi, Perizinan dan Pengawasan.
Berangkat dari hal tersebut, sebutnya, Indonesia masih perlu memaksimalkan pemanfaatan perkembangan teknologi serta mengatasi beberapa kendala utamanya. Di antaranya; regulasi, infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) agar siap menghadapi tantangan digitalisasi.
Kepala Perwakilan BI Jateng, Rahmat Dwisaputra mengemukakan pihaknya mendukung penuh digitalisasi dengan memastikan kelancaran pembayaran yang tertuang dalam Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2025.
“Arah kebijakan sistem pembayaran untuk menavigasi peran industri dan mengintegrasikan potensi ekonomi dan keuangan digital,” katanya.
Rahmat menekankan terdapat 5 inisiatif utama BSPI, yakni Standar Nasional Open API Pembayaran (SNAP), Sistem Pembayaran Ritel, Sistem Pembayaran Nilai Besar dan Infrastruktur Pasar Keuangan, Data dan Digitalisasi, serta Reformasi Regulasi, Perizinan dan Pengawasan.
Lihat Juga :