Atasi Kemacetan Puncak Bogor, Komisi IV DPR: Kuncinya Pembenahan Pasar

Senin, 29 Mei 2023 - 16:00 WIB
loading...
Atasi Kemacetan Puncak...
Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi mendorong Kementerian PUPR untuk segera menyelesaikan kemacetan di Puncak Bogor. Foto: MPI/Putra Ramadhani Astyawan
A A A
BOGOR - Wakil Ketua Komisi IV DPR Dedi Mulyadi mendorong Kementerian PUPR untuk segera menyelesaikan kemacetan di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor. Sebab, kemacetan kerap menjadi salah satu kendala ketika wisatawan hendak berkunjung ke kawasan tersebut.

”Itu kewenangannya di PUPR. Mereka harus segera mendesain atau membuat rencana kerja. Saya pikir sudah punya ya rencana kerja untuk 2024, 2025, sehingga nanti terintegrasi tidak ada lagi kemacetan,” kata Dedi di Taman Safari Cisarua Bogor, Senin (29/5/2023).

Baca juga: Ini Analisa Polres Bogor Atas Macet Horor di Jalur Puncak

Dia mencontohkan salah satu tujuan wisata di kawasan Puncak adalah Taman Safari. Tetapi, kendala yang dialami wisatawan yakni kemacetan. ”Capeknya ke Taman Safari adalah itu di jalannya, bukan berkunjungnya,” ungkapnya.

Selain itu, pembenahan terhadap pasar di kawasan Puncak juga sangat diperlukan. Sebab, pasar turut menyumbang kemacetan di kawasan wisata tersebut.

Baca juga: Bayi Badak Putih Afrika Lahir di Taman Safari Bogor

”Bagaimana pasarnya? Mudah-mudahan Pemkab Bogor bisa membenahi pasarnya. Intinya kalau pasar itu cuma satu, kan kedisiplinan saja sebenarnya. Saya keliling Jawa Barat problemnya cuma satu yakni pasar dan parkirnya harus ditertibkan,” ucapnya.

Di sisi lain, apapun solusinya nanti terkait kemacetan di kawasan Puncak tidak bertentangan dengan prinsip lingkungan dan memberikan efesiensi.

”Saya pikir silakan PUPR lebih tahu, ngerti ilmunya, segera dibangun. Karena Taman Safari ini bukan hanya urusan rekreasi, tapi penyelamatan hewan yang dilindungi,” harapnya.



Direktur Utama Taman Safari Indonesia Jansen Manangsang juga berharap agar kemacetan di kawasan Puncak segera diatasi. Seperti melakukan pembenahan di beberapa titik kemacetan.

”Kalau bisa masyarakat yang susah kalau datang ke sini membuang energi dan semuanya kalau bisa ditertibkan kalau bisa di pasar sama Megamendung dua point itu bisa lancar,” ucap Jansen.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Soal Surat Kadin China...
Soal Surat Kadin China ke Prabowo, DPR Minta Pemerintah Lakukan Evaluasi
Keindahan Gunung Gede...
Keindahan Gunung Gede dan Gunung Pangrango Sambut Wisatawan di Puncak
Respons Dedi Mulyadi...
Respons Dedi Mulyadi soal Siswa SMK Purwakarta Olok-olok Guru
Rekomendasi
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Mensesneg Sebut Bakal...
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Berita Terkini
Mahasiswa Turun ke Jalan...
Mahasiswa Turun ke Jalan Hari Ini, 4.151 Personel Gabungan Dikerahkan
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved