Tingkatkan Pendapatan, Milenial Karanganyar Ikuti Lokakarya Budi Daya Entok
Rabu, 17 Mei 2023 - 11:43 WIB
loading...
Relawan OMG Jateng mengadakan lokakarya budi daya entok di Rumah Makan Rahma, Desa Buran, KecamatanTasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (16/5/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
KARANGANYAR - Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) Jateng mengadakan lokakarya budi daya entok di Karanganyar. Tujuannya meningkatkan nilai ekonomi masyarakat serta mendorong pemuda untuk mempunyai usaha.
Koordinator OMG Jateng M Akmal Arravi mengatakan, lokakarya ini untuk mendorong agar semakin banyak pelaku bisnis entok yang sukses. Dengan demikian dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendorong inovasi dalam pengembangan produk entok, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Karanganyar.
"Kami menyasar kepada masyarakat yang maniak dengan unggas, mendatangkan komunitas-komunitas, pelaku-pelaku usaha dengan tujuan adalah kemandirian ekonomi masyarakat," kata Akmal usai kegiatan di Rumah Makan Rahma, Desa Buran, KecamatanTasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (16/5/2023).
Akmal mengungkapkan wilayah Karanganyar terkenal juga dengan budi daya entok berkualitas tinggi dan telah menjadi pusat perhatian dalam industri peternakan unggas di Indonesia. Terlebih di wilayah Solo Raya yang meliputi daerah Klaten, Sragen hingga Boyolali.
"Kami harapkan kehadiran kami memberikan dampak dan manfaat yang konkret bagi masyarakat. Mudah-mudahan setelah ini bapak, ibu, anak muda, bisa membuat usaha entok," tandasnya.
Koordinator OMG Kabupaten Karanganyar Virnanto Hasmana Putra menambahkan pihaknya menyadari potensi besar yang dimiliki daerahnya. Dengan demikian perlu ada pelatihan yang akan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang budi daya entok, serta prospek bisnis yang menguntungkan di bidang ini.
"Di Karanganyar banyak sekali yang usaha entok. Bagaimana caranya mengembangkan entok itu bisa meningkatkan ekonomi keluarga mereka," ujarnya.
Koordinator OMG Jateng M Akmal Arravi mengatakan, lokakarya ini untuk mendorong agar semakin banyak pelaku bisnis entok yang sukses. Dengan demikian dapat menciptakan lapangan kerja baru, mendorong inovasi dalam pengembangan produk entok, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat di Karanganyar.
"Kami menyasar kepada masyarakat yang maniak dengan unggas, mendatangkan komunitas-komunitas, pelaku-pelaku usaha dengan tujuan adalah kemandirian ekonomi masyarakat," kata Akmal usai kegiatan di Rumah Makan Rahma, Desa Buran, KecamatanTasikmadu, Kabupaten Karanganyar, Selasa (16/5/2023).
Akmal mengungkapkan wilayah Karanganyar terkenal juga dengan budi daya entok berkualitas tinggi dan telah menjadi pusat perhatian dalam industri peternakan unggas di Indonesia. Terlebih di wilayah Solo Raya yang meliputi daerah Klaten, Sragen hingga Boyolali.
"Kami harapkan kehadiran kami memberikan dampak dan manfaat yang konkret bagi masyarakat. Mudah-mudahan setelah ini bapak, ibu, anak muda, bisa membuat usaha entok," tandasnya.
Koordinator OMG Kabupaten Karanganyar Virnanto Hasmana Putra menambahkan pihaknya menyadari potensi besar yang dimiliki daerahnya. Dengan demikian perlu ada pelatihan yang akan memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat tentang budi daya entok, serta prospek bisnis yang menguntungkan di bidang ini.
"Di Karanganyar banyak sekali yang usaha entok. Bagaimana caranya mengembangkan entok itu bisa meningkatkan ekonomi keluarga mereka," ujarnya.
Lihat Juga :