Ganjar Hadiri Konsolidasi Kader PDIP, Optimistis Menang di Jabar
Minggu, 14 Mei 2023 - 16:13 WIB
loading...
Ganjar Pranowo menghadiri konsolidasi kader PDIP Jawa Barat di Youth Center Sport, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung, Minggu (14/5/2023). Ganjar optimistis bisa meraup kemenangan di Jabar. Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
BANDUNG - Capres Ganjar Pranowo kembali melanjutkan konsolidasi kader PDIP di tingkat daerah. Kali ini, Ganjar menguatkan dukungan bersama DPD PDIP Jawa Barat di Youth Center Sport, Kecamatan Arcamanik, Kota Bandung.
Ribuan kader yang menghadiri konsolidasi pada Minggu (14/5) mulai dari tingkat DPD, DPC, PAC, ranting, anak ranting hingga sayap partai. Mereka memiliki satu tujuan untuk pemenangan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 . Baca juga: Ganjar Olahraga Pagi di Gasibu, Diteriaki Presiden hingga Senam Bareng Emak-emak
Pada kesempatan itu, Ganjar mendorong para kader untuk memaksimalkan dukungan di wilayah-wilayah saat capaian suara Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014 dan 2019 kurang optimal. Pada 2014 Jokowi unggul di 5 kabupaten kota.
"Kalau saya salah dikoreksi ya. Pak Prabowo yang saat itu masih berkompetisi itu unggul di 22 kabupaten. Apa artinya, peta itu sudah terbayangkan oleh kita yang mana mesti kita datangi," ujar Ganjar dalam pidatonya.
"Pak Jokowi saat itu mendapatkan 9,45 juta suara kurang lebih 40,33%, Pak Prabowo mendapatkan 13,99 juta suara, ekuivalen dengan 59,67%," lanjutnya.
Ribuan kader yang menghadiri konsolidasi pada Minggu (14/5) mulai dari tingkat DPD, DPC, PAC, ranting, anak ranting hingga sayap partai. Mereka memiliki satu tujuan untuk pemenangan Ganjar Pranowo dalam Pilpres 2024 . Baca juga: Ganjar Olahraga Pagi di Gasibu, Diteriaki Presiden hingga Senam Bareng Emak-emak
Pada kesempatan itu, Ganjar mendorong para kader untuk memaksimalkan dukungan di wilayah-wilayah saat capaian suara Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2014 dan 2019 kurang optimal. Pada 2014 Jokowi unggul di 5 kabupaten kota.
"Kalau saya salah dikoreksi ya. Pak Prabowo yang saat itu masih berkompetisi itu unggul di 22 kabupaten. Apa artinya, peta itu sudah terbayangkan oleh kita yang mana mesti kita datangi," ujar Ganjar dalam pidatonya.
"Pak Jokowi saat itu mendapatkan 9,45 juta suara kurang lebih 40,33%, Pak Prabowo mendapatkan 13,99 juta suara, ekuivalen dengan 59,67%," lanjutnya.
Lihat Juga :