Komplotan Maling Ini Digulung Usai Satroni Markas Polres Bandara Soetta

Rabu, 22 Juli 2020 - 17:41 WIB
loading...
Komplotan Maling Ini...
Petugas Polrestro Bandara Soettta memperlihatkan barang bukti serta tersangka kasus pencurian di gedung baru Polrestro Bandara Soetta.Foto/SINDOnews/Hasan Kurniawan
A A A
TANGERANG - Komplotan spesialis pencurian keran dan shower di proyek gedung baru Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, diciduk polisi. Komplotan ini mengaku tidak tahu jika gedung yang satroninya itu markas polisi.

Salah seorang otak pelaku pencurian, yakni NN yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang bakso keliling mengaku, baru tahu itu markas polisi usai menggasak 10 keran dan dua shower."Saya baru tahu itu markas polisi setelah melihat tulisan di gedung itu," kata NN kepada wartawan Rabu (22/7/2020).

Tidak butuh lama bagi petugas kepolisian dari Polres Bandara Soetta untuk meringkus komplotan pelaku yang kabur ke kampungnya di Jawa Tengah dan Banten. (Baca: 29 Warga Jakbar Terpapar Covid-19 Usai Takziah di Cengkareng)

Kapolresta Bandara Soetta, AKBP Arie Ardian Rishadi mengatakan, peristiwa pencurian terjadi pada 29 Juni 2020, di proyek gedung baru Polresta Bandara Soetta. Komplotan pelaku mencuri 10 keran dan 2 shower."Mereka mencuri barang proyek yang 95% hampir jadi. Telah hilang keran air 10 dan shower dua unit. Totalnya ada 12 barang di proyek bangunan baru gedung Polresta Soetta," kata Arie, kepada SINDOnews, Rabu (22/7/2020).

Merasa kebobolan, petugas Polresta Bandara Soetta pun membuat timsus untuk melacak pergerakan pelaku. Dari hasil penelusuran, diketahui pelaku kabur ke kampung halaman masing-masing di Jawa Tengah dan Banten. Setelah melakukan penyelidikan, berhasil diungkap beberapa orang yang diduga pelaku pencurian. Pertama NN, pedagang bakso, serta RJ ojek online yang bertugas mengambil keran.

Tak itu saja petugas juga menciduk MT buruh harian lepas, RM peternak ayam telur sekaligus driver mobil, SS buruh harian lepas yang bertugas mengawasi, dan Y buruh harian lepas penadah barang untuk dijual kembali."Semuanya total enam orang pelaku. Masih ada dua pelaku lagi yang DPO, yakni G sebagai pengambil keran, dan A sebagai penadah barang curian," ujar Arie Ardian.

Akibat peristiwa itu, Polresta Bandara Soetta mengalami kerugian materiil sebesar Rp20 juta. Adapun jenis keran dan shower yang dicuri, memiliki harga jual tinggi dipasaran dan termasuk yang dicari karena merek Toto. "Barang curian itudijual seharga Rp7 juta dan sudah dibagikan kepada masing-masing pelaku. Mereka mengaku tidak tahu, jika gedung baru itu merupakan markas polisi Bandara Soetta," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Bandara Soetta Akhmad Alexander Yurikho menambahkan, sebelumnya komplotan spesialis pencurian gedung proyek tersebut telah melakukan aksinya sebanyak sembilan kali."Kawanan ini sudah melakukan pencurian di 9 lokasi berbeda, diproyek bangunan baru yang sudah 95-100% jadi. Jadi bangunan itu diintai, karena kurang pengawasan," jelasnya.

Tercatat, komplotan spesialis ini telah beraksi Bandung, Bogor, Cibitung, Cileungsi, Kelapa Gading, Bekasi Barat, dan Lebak Bulus. Adapun, yang menjadi sasarannya apartemen, rumah, ruko, dan proyek gudang."Jadi terakhir ini, mereka bermain di Bandara Soetta. Aksi ke-10 mereka, berhasil kami tangkap. Dari total tersangka, 3 orang residivis kasus serupa. Mereka adalah MT, RM, dan SS," ujarnya.

Sebagai komplotan spesialis, kawanan ini cukup profesional dalam menjalankan aksinya. Mereka menyewa mobil rental selama 1 bulan, khusus melalukan operasi."Jadi, para pelaku ini melakukan aksinya dengan terlebih dahulu menyewa mobil rental mewah jenis Toyota Kijang Fontuner dan disewa selama 1 bulan, dan pelat mobilnya langsung diubah atau dipalsukan," ucapnya.

Atas perbuatannya, kawanan pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHP terkait pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman pidana 7 tahun penjara.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perang Iran, Pencurian...
Perang Iran, Pencurian BBM Marak di Eropa, AS dan Australia: Tangki Mobil Dibor Pencuri
Selebgram Curhat Ditetapkan...
Selebgram Curhat Ditetapkan Tersangka Gara-gara Bahas Kasus Pencurian di Medsos
Aksi Pencurian Kain...
Aksi Pencurian Kain Batik Miliaran Rupiah di Area Pameran JICC
Rekomendasi
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved