Sadis! Begini Pemuda di Jakbar Menganiaya Pacar Mantan hingga Tewas
Jum'at, 12 Mei 2023 - 17:35 WIB
loading...
Kapolsek Palmerah Kompol Dodi Abdulrohim saat menggelar jumpa pers di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (12/5/2023). Foto: MPI/Bachtiar Rojab
A
A
A
JAKARTA - AP, seorang pemuda berusia 18 tahun mengaku gelap mata karena terbakar api cemburu . Pasalnya, ia tega menganiaya pacar baru mantan kekasihnya SM yakni pria berinisial HP (18) hingga tewas.
Hal tersebut diungkapkan AP saat ditampilkan dalam jumpa pers di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (12/5/2023). Baca juga: Pria Penganiaya Mantan Pacar di Bekasi Ditetapkan Tersangka
"Cemburu aja gitu bang, saya sering dibohongin kayak gitu sama mantan saya. Ya katanya sih enggak pernah main di belakang, main cowok gitu, (ternyata) sering ngopi sama cowok," ujar AP di lokasi, Jumat (12/5/2023).
Kala itu, lanjut AP, dirinya bertemu dengan korban di sebuah kafe di Pademangan. Namun, karena kesal tak menjawab, AP mengajak korban ke tempat sepi hingga terjadi penganiayaan.
"Ini mukul muka, terus dada, dada dia saya dorong, dia jatuh, kepalanya dia kebentur, saya kagak tau pas di situ kebentur. Nah pas korban jatuh, pantatnya korban saya tendang dua kali sama kaki sekali," imbuhnya.
Kendati demikian, AP mengaku menyesal telah melakukan perbuatan tersebut. Sebab, katanya, ia tidak menyangka perbuatannya telah menyebabkan korban tewas.
"Saya menyesal. Saya niatnya emang kagak ada bunuh," pungkasnya.
Hal tersebut diungkapkan AP saat ditampilkan dalam jumpa pers di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (12/5/2023). Baca juga: Pria Penganiaya Mantan Pacar di Bekasi Ditetapkan Tersangka
"Cemburu aja gitu bang, saya sering dibohongin kayak gitu sama mantan saya. Ya katanya sih enggak pernah main di belakang, main cowok gitu, (ternyata) sering ngopi sama cowok," ujar AP di lokasi, Jumat (12/5/2023).
Kala itu, lanjut AP, dirinya bertemu dengan korban di sebuah kafe di Pademangan. Namun, karena kesal tak menjawab, AP mengajak korban ke tempat sepi hingga terjadi penganiayaan.
"Ini mukul muka, terus dada, dada dia saya dorong, dia jatuh, kepalanya dia kebentur, saya kagak tau pas di situ kebentur. Nah pas korban jatuh, pantatnya korban saya tendang dua kali sama kaki sekali," imbuhnya.
Kendati demikian, AP mengaku menyesal telah melakukan perbuatan tersebut. Sebab, katanya, ia tidak menyangka perbuatannya telah menyebabkan korban tewas.
"Saya menyesal. Saya niatnya emang kagak ada bunuh," pungkasnya.
Lihat Juga :