Misi Dagang Jatim-Lampung Bukukan Transaksi Rp285 Miliar
Selasa, 09 Mei 2023 - 06:56 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Khofifah, misi dagang antara Jatim dengan Lampung memiliki potensi yang sangat strategis. Dari data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan, nilai pembelian atau bongkar dari Lampung ke Jatim sebesar Rp570,92 miliar.
Sedangkan total nilai penjualan atau muat dari Jatim ke Lampung sebesar Rp20,56 triliun. Sehingga total nilai perdagangan kedua provinsi senilai Rp21,2 triliun. "Jatim berkontribusi 4,63% terhadap total nilai penjualan Lampung dan berkontribusi sebesar 50,48% terhadap total nilai pembelian Lampung," tandas Khofifah.
Selama ini, terang Khofifah, Lampung menyuplai beberapa komoditas utama antara lain tepung tapioca, ikan hidup, padi, kantong dan karung dari plastik, minyak bahan bakar, truk pengangkut barang dan kain tenun dari sutera ke Jatim.
Sebaliknya, Jatim banyak menyuplai komoditas cerutu dan sigaret dari tembakau atau pengganti tembakau, struktur dari besi, baja dan alumunium, barang logam, barang dari semen asves, cabe dan paprika, pupuk, bahan kimia, aneka teh, monitor dan proyektor, mobil dan kendaraan bermotor ke Lampung.
Gubernur Lampung Arinal Djunaedi menambahkan, kerjasama antara Jatim dengan Lampung tidak hanya bersifat seremonial. Akan tetapi sudah terlihat bahwa keduanya saling membutuhkan dan melengkapi. Dalam hal ini bisa terlihat bagaimana nilai jual perdagangan kedua provinsi cukup menggembirakan. "Saya harapkan pada masa yang akan datang, terus meningkatkan kualitas produk-produk dalam negeri," katanya
Sedangkan total nilai penjualan atau muat dari Jatim ke Lampung sebesar Rp20,56 triliun. Sehingga total nilai perdagangan kedua provinsi senilai Rp21,2 triliun. "Jatim berkontribusi 4,63% terhadap total nilai penjualan Lampung dan berkontribusi sebesar 50,48% terhadap total nilai pembelian Lampung," tandas Khofifah.
Selama ini, terang Khofifah, Lampung menyuplai beberapa komoditas utama antara lain tepung tapioca, ikan hidup, padi, kantong dan karung dari plastik, minyak bahan bakar, truk pengangkut barang dan kain tenun dari sutera ke Jatim.
Sebaliknya, Jatim banyak menyuplai komoditas cerutu dan sigaret dari tembakau atau pengganti tembakau, struktur dari besi, baja dan alumunium, barang logam, barang dari semen asves, cabe dan paprika, pupuk, bahan kimia, aneka teh, monitor dan proyektor, mobil dan kendaraan bermotor ke Lampung.
Gubernur Lampung Arinal Djunaedi menambahkan, kerjasama antara Jatim dengan Lampung tidak hanya bersifat seremonial. Akan tetapi sudah terlihat bahwa keduanya saling membutuhkan dan melengkapi. Dalam hal ini bisa terlihat bagaimana nilai jual perdagangan kedua provinsi cukup menggembirakan. "Saya harapkan pada masa yang akan datang, terus meningkatkan kualitas produk-produk dalam negeri," katanya
(msd)
Lihat Juga :