Denpom Jaya Periksa Anak Pasutri Tewas Ditabrak Oknum TNI di Bekasi
Senin, 08 Mei 2023 - 06:36 WIB
loading...
Pasangan suami istri berinisial SS dan TI tewas dalam kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Kampung Sawah, Pondok Melati, Kota Bekasi. Foto/Tangkapan Layar/Istimewa
A
A
A
BEKASI - Detasemen Polisi Militer II Jaya segera memanggil pihak keluarga korban Sonder Simbolon (72) dan Tiurmaida (65) pasutri yang tewas akibat tabrak lari yang melibatkan anggota TNI. Pihak keluarga dipanggil ke Denpom II Jaya di Cijantung pada hari ini, Senin (8/5).
“Prosesnya ditangani Denpom II Jaya Cijantung. Hari ini saya dipanggil untuk memberikan keterangan,” kata Anak Korban, Rendra Falentino Simbolon, Senin (8/5/2023).
Baca juga: Suami Istri Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Kampung Sawah Bekasi
Berdasarkan jadwal yang diterima, pemeriksaan akan digelar pada pukul 09.00 WIB. Rendra pun mengaku akan didampingi penasihat hukum selamamenjalani proses tersebut.
“Hari ini jam 09.00 WIB langsung di Denpom II Jaya, kemungkinan akan didampingi om (paman) kandung saya, adiknya bapak saya. Kebetulan dia pengacara,” tuturnya.
Baca juga: Oknum TNI Penabrak Pasutri di Kampung Sawah Bekasi Segera Diadili
Seluruh proses ini, dilakukan demi mengawal proses hukum yang terjadi terhadap orang tuanya. Pada hari yang sama juga, pihaknya akan mendatangi lokasi kejadian perkara untuk mencari keberadaan CCTV.
“Prosesnya ditangani Denpom II Jaya Cijantung. Hari ini saya dipanggil untuk memberikan keterangan,” kata Anak Korban, Rendra Falentino Simbolon, Senin (8/5/2023).
Baca juga: Suami Istri Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Kampung Sawah Bekasi
Berdasarkan jadwal yang diterima, pemeriksaan akan digelar pada pukul 09.00 WIB. Rendra pun mengaku akan didampingi penasihat hukum selamamenjalani proses tersebut.
“Hari ini jam 09.00 WIB langsung di Denpom II Jaya, kemungkinan akan didampingi om (paman) kandung saya, adiknya bapak saya. Kebetulan dia pengacara,” tuturnya.
Baca juga: Oknum TNI Penabrak Pasutri di Kampung Sawah Bekasi Segera Diadili
Seluruh proses ini, dilakukan demi mengawal proses hukum yang terjadi terhadap orang tuanya. Pada hari yang sama juga, pihaknya akan mendatangi lokasi kejadian perkara untuk mencari keberadaan CCTV.
Lihat Juga :