RSU Syubbanul Wathon Gandeng Yayasan Dharma Wulan Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis
Sabtu, 06 Mei 2023 - 15:17 WIB
loading...
Rumah Sakit Umum Syubbanul Wathon bekerja sama dengan dengan Yayasan Dharma Wulan, Smile Train, dan Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrego menggelar operasi bibir sumbing gratis. Foto ist
A
A
A
MAGELANG - Rumah Sakit Umum (RSU) Syubbanul Wathon bekerja sama dengan dengan Yayasan Dharma Wulan, Smile Train, dan Pondok Pesantren Asrama Perguruan Islam (API) Tegalrego menggelar operasi bibir sumbing gratis. Kegiatan ini bertujuan memberikan lebih banyak senyuman bagi mereka yang menderita bibir sumbing .
CEO RSU Syubbanul Wathon dr. Ervina Leswandari mengatakan,bakti sosial ditujukan untuk masyarakat umum yang kurang mampu, tanpa dipungut biaya apapun. "Dalam penyelenggaraan bakti sosial ini, kegiatan dilakukan dengan tujuan memberikan lebih banyak senyuman di wajah masyarakat," ujar dr Ervina, Sabtu (6/5/2023).
Dia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dimulai pada 4 Mei 2023 dengan tahap pemeriksaan pasien dan tindakan operasi dilakukan pada 5-6 Mei 2023. Baca juga: NC Peduli dan RSAU dr. Esnawan Antariksa Buka Kesempatan Masyarakat untuk Daftar Operasi Bibir Sumbing Gratis
Perwakilan dari Yayasan Dharma Wulan yang juga dokter spesialis bedah mulut RS Siloam Karawaci Dr drg Andi Setiawan Budihardja SpBM(K) menyampaikan terima kasih karena bisa melayani dalam bakti sosial tersebut. "Kami telah melayani operasi bibir sumbing kurang lebih 10 tahun," ujarnya.
Di Indonesia, kata Andi Setiawan, pasien bayi dengan kelainan celah bibir dan langit ada satu dari 600 atau 700 kelahiran. Bayi dengan kelahiran bibir sumbing ini akan menimbulkan problem.
"Pertama dia akan kesulitan minum susu di awal, kemudian akan mengganggu tumbuh kembangnya, kecerdasannya, dan gangguan psikologi anak, karena kemungkinan akan mengalami perundungan di sekolah," imbuhnya.
CEO RSU Syubbanul Wathon dr. Ervina Leswandari mengatakan,bakti sosial ditujukan untuk masyarakat umum yang kurang mampu, tanpa dipungut biaya apapun. "Dalam penyelenggaraan bakti sosial ini, kegiatan dilakukan dengan tujuan memberikan lebih banyak senyuman di wajah masyarakat," ujar dr Ervina, Sabtu (6/5/2023).
Dia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dimulai pada 4 Mei 2023 dengan tahap pemeriksaan pasien dan tindakan operasi dilakukan pada 5-6 Mei 2023. Baca juga: NC Peduli dan RSAU dr. Esnawan Antariksa Buka Kesempatan Masyarakat untuk Daftar Operasi Bibir Sumbing Gratis
Perwakilan dari Yayasan Dharma Wulan yang juga dokter spesialis bedah mulut RS Siloam Karawaci Dr drg Andi Setiawan Budihardja SpBM(K) menyampaikan terima kasih karena bisa melayani dalam bakti sosial tersebut. "Kami telah melayani operasi bibir sumbing kurang lebih 10 tahun," ujarnya.
Di Indonesia, kata Andi Setiawan, pasien bayi dengan kelainan celah bibir dan langit ada satu dari 600 atau 700 kelahiran. Bayi dengan kelahiran bibir sumbing ini akan menimbulkan problem.
"Pertama dia akan kesulitan minum susu di awal, kemudian akan mengganggu tumbuh kembangnya, kecerdasannya, dan gangguan psikologi anak, karena kemungkinan akan mengalami perundungan di sekolah," imbuhnya.
Lihat Juga :