Demo di Kedubes Australia, HMI Jakarta Tolak Intervensi Asing di Papua
Kamis, 04 Mei 2023 - 18:28 WIB
loading...
Puluhan anggota HMI Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedubes Australia dan Selandia Baru pada Kamis (4/5/2023). Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Puluhan anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Kedubes Australia dan Selandia Baru pada Kamis (4/5/2023). Mereka menolak campur tangan asing terkait konflik yang terjadi di Papua .
Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah, HMI Jakarta, Asri Lesilawang mengatakan, konflik yang terjadi di Papua adalah sepenuhnya konflik dalam negeri dan tak membutuhkan campur tangan dari negara lain.
"Kami mendatangi Kedubes Australia dan Kedubes Selandia Baru untuk menyampaikan bahwa beberapa tuntutan terkait konflik di Papua," kata Asri Lesilawang selaku koordinator aksi, Kamis (4/5/2023).
Dia menuturkan, konflik di Papua merupakan permasalahan dalam negeri Indonesia, tak boleh dicampuri oleh negara asing. Sebagaimana, Indonesia juga tak pernah mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
Baca: Kepala Distrik Kenyam Ditangkap, Diduga Jadi Pemasok Senjata dan Amunisi KKB Papua
Kedua, menolak keterlibatan Australia dan Selandia Baru, baik keterlibatan secara langsung maupun tidak langsung, terkait penyanderaan warga Selandia Baru oleh KKB di Papua.
Ketua Bidang Partisipasi Pembangunan Daerah, HMI Jakarta, Asri Lesilawang mengatakan, konflik yang terjadi di Papua adalah sepenuhnya konflik dalam negeri dan tak membutuhkan campur tangan dari negara lain.
"Kami mendatangi Kedubes Australia dan Kedubes Selandia Baru untuk menyampaikan bahwa beberapa tuntutan terkait konflik di Papua," kata Asri Lesilawang selaku koordinator aksi, Kamis (4/5/2023).
Dia menuturkan, konflik di Papua merupakan permasalahan dalam negeri Indonesia, tak boleh dicampuri oleh negara asing. Sebagaimana, Indonesia juga tak pernah mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
Baca: Kepala Distrik Kenyam Ditangkap, Diduga Jadi Pemasok Senjata dan Amunisi KKB Papua
Kedua, menolak keterlibatan Australia dan Selandia Baru, baik keterlibatan secara langsung maupun tidak langsung, terkait penyanderaan warga Selandia Baru oleh KKB di Papua.
Lihat Juga :