5 Kali Jalani Swab Test Akibat ODP, Sarah Berharap Tempat Hiburan Dibuka Lagi
Selasa, 21 Juli 2020 - 19:28 WIB
loading...
Selama tiga bulan pandemik COVID 19, Sarah, (24), pemandu lagu sudah tiga kali tercatat Orang Dalam Pengawasan (ODP). Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Selama tiga bulan pandemik COVID-19 , Sarah, (24), pemandu lagu sudah tiga kali tercatat Orang Dalam Pengawasan (ODP). Selama itu pula, dia sempat dirawat di salah satu rumah sakit daerah di Jakarta Pusat.
“Hasil tracking saya sempat kontak dengan pasien COVID-19. Waktu swab test hasil negatif, dari situ dokter bilang saya kelahan,” kata Sarah ditemui di Mal Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020).
Sarah mengaku, selama menjadi ODP dan dirawat di rumah sakit, dirinya sudah lima kali jalani swab test dan berbagai rapid test. Dari hasil itu, Sarah bersyukur dirinya tidak dinyatakan terpapar COVID-19.
Dia sempat menjalani isolasi total hampir sebulan. Dia pun harus waspada mengawasi setiap pelanggannya. Maklum saja, sejak tempat hiburan tutup, dia menjajakan diri secara online sejak pertengahan April. (Baca juga; Untuk Bertahan Hidup, Pemandu Lagu Jajakan Diri Lewat Online )
Dia pun hilir mudik keluar masuk hotel dan apartement untuk menerima panggilan. Dari situlah dia mampu membayar sewa kosan, cicilan mobil, hingga mengirim uang untuk keluarganya di kampung.
“Hasil tracking saya sempat kontak dengan pasien COVID-19. Waktu swab test hasil negatif, dari situ dokter bilang saya kelahan,” kata Sarah ditemui di Mal Gajah Mada, Jakarta Pusat, Selasa (21/7/2020).
Sarah mengaku, selama menjadi ODP dan dirawat di rumah sakit, dirinya sudah lima kali jalani swab test dan berbagai rapid test. Dari hasil itu, Sarah bersyukur dirinya tidak dinyatakan terpapar COVID-19.
Dia sempat menjalani isolasi total hampir sebulan. Dia pun harus waspada mengawasi setiap pelanggannya. Maklum saja, sejak tempat hiburan tutup, dia menjajakan diri secara online sejak pertengahan April. (Baca juga; Untuk Bertahan Hidup, Pemandu Lagu Jajakan Diri Lewat Online )
Dia pun hilir mudik keluar masuk hotel dan apartement untuk menerima panggilan. Dari situlah dia mampu membayar sewa kosan, cicilan mobil, hingga mengirim uang untuk keluarganya di kampung.
Lihat Juga :