5 Museum Bersejarah di Jakarta, Cocok Menjadi Tujuan Wisata yang Edukatif
Selasa, 02 Mei 2023 - 11:26 WIB
loading...
A
A
A
Sebut saja seperti perabotan rumah tangga, senjata, mebel, buku, dan lainnya. Seiring waktu, koleksinya ditambahkan berbagai replika perjalanan sejarah Kota Jakarta dari era Batavia.
Gagasan pendirian Museum Sumpah Pemuda tercetus oleh para pelaku Kongres Pemuda II. Setelah jalan panjang yang dilalui, akhirnya Ali Sadikin yang saat itu menjadi Gubernur DKI Jakarta meresmikannya pada 20 Mei 1973.
Baca juga: 4 Museum di Jakarta untuk Kenang Hari Pahlawan, Nomor 2 Dibangun Tahun 1701
Bukan sebagai museum, awalnya bangunan tersebut berfungsi sebagai kediaman konsulat Kerajaan Inggris. Mengutip laman resminya, bangunan ini tercatat juga pernah menjadi rumah Laksamana Maeda.
Atas usulan Prof. Dr. Nugroho Notosusanto yang kala itu menjadi Mendikbud tahun 1984, bekas kediaman Laksamana Maeda tersebut disarankan untuk diubah jadi museum.
Akhirnya pada 26 Maret 1987, pengelolaan gedung ini diserahkan kepada Direktorat Permuseuman Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.0476/1992 tanggal 24 November 1992, gedung yang terletak di Jalan Imam Bonjol No.1 ditetapkan sebagai Museum Perumusan Naskah Proklamasi.
2. Museum Sumpah Pemuda
Museum Sumpah Pemuda terletak di Jalan Kramat Raya No.106, Jakarta Pusat. Dalam sejarahnya, museum tersebut dulunya adalah tempat pelaksanaan Kongres Pemuda II yang menghasilkan rumusan Sumpah Pemuda.Gagasan pendirian Museum Sumpah Pemuda tercetus oleh para pelaku Kongres Pemuda II. Setelah jalan panjang yang dilalui, akhirnya Ali Sadikin yang saat itu menjadi Gubernur DKI Jakarta meresmikannya pada 20 Mei 1973.
Baca juga: 4 Museum di Jakarta untuk Kenang Hari Pahlawan, Nomor 2 Dibangun Tahun 1701
3. Museum Perumusan Naskah Proklamasi
Museum bersejarah di Jakarta yang berikutnya adalah Museum Perumusan Naskah Proklamasi. Bangunan bersejarah di Jalan Imam Bonjol 1, Menteng, Jakarta Pusat ini dibangun pada 1927.Bukan sebagai museum, awalnya bangunan tersebut berfungsi sebagai kediaman konsulat Kerajaan Inggris. Mengutip laman resminya, bangunan ini tercatat juga pernah menjadi rumah Laksamana Maeda.
Atas usulan Prof. Dr. Nugroho Notosusanto yang kala itu menjadi Mendikbud tahun 1984, bekas kediaman Laksamana Maeda tersebut disarankan untuk diubah jadi museum.
Akhirnya pada 26 Maret 1987, pengelolaan gedung ini diserahkan kepada Direktorat Permuseuman Direktorat Jenderal Kebudayaan, Departemen Pendidikan dan Kebudayaan. Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No.0476/1992 tanggal 24 November 1992, gedung yang terletak di Jalan Imam Bonjol No.1 ditetapkan sebagai Museum Perumusan Naskah Proklamasi.
4. Museum AH Nasution
Museum AH Nasution berada di Jalan Teuku Umar Nomor 40, Menteng, Jakarta Pusat. Dulunya, museum ini adalah rumah Jenderal AH Nasution yang menjadi saksi bisu rentetan tragedi G30S/PKI.Lihat Juga :