Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Atlet Para Tenis Meja Nasional David Jacobs
Sabtu, 29 April 2023 - 07:27 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Atlet Tenis Meja David Jacobs Tewas di Pinggir Rel Kereta, Ini Kata KAI
Berdasarkan visum sementara, ditemukan luka di tubuh korban hanya berada di bagian kepala. “Sementara yang ditemukan dari visum luar yang ditemukan di tubuh korban hanya luka di bagian kepala,” tandasnya.
Diketahui, David Jacobs ditemukan tergelatak di pinggir rel kereta jalur KA antara Gambir-Juanda pada Kamis (27/4/2023) malam sekitar pukul 21.22 WIB. Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit namun tak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan David Jacobs meninggal dunia pada dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
David Jacobs meninggal dunia pada usia 45 tahun. David Jacobs merupakan salah satu atlet para tenis meja kebanggaan Indonesia. Segudang prestasi telah berhasil dia torehkan untuk mengharumkan nama Indonesia di panggung olahraga dunia. Di antaranya meraih dua perunggu Paralimpiade 2012 di London dan 2020 di Tokyo untuk nomor perseorangan kelas 10.
Selain itu, dia juga mengoleksi tiga emas pada Asian Para Games, masing-masing pada 2014 di Incheon (perseorangan kelas 10) dan 2018 di Jakarta (perseorangan dan beregu kelas 10).
Berdasarkan visum sementara, ditemukan luka di tubuh korban hanya berada di bagian kepala. “Sementara yang ditemukan dari visum luar yang ditemukan di tubuh korban hanya luka di bagian kepala,” tandasnya.
Diketahui, David Jacobs ditemukan tergelatak di pinggir rel kereta jalur KA antara Gambir-Juanda pada Kamis (27/4/2023) malam sekitar pukul 21.22 WIB. Korban sempat dievakuasi ke rumah sakit namun tak tertolong. Pihak rumah sakit menyatakan David Jacobs meninggal dunia pada dini hari sekitar pukul 03.30 WIB.
David Jacobs meninggal dunia pada usia 45 tahun. David Jacobs merupakan salah satu atlet para tenis meja kebanggaan Indonesia. Segudang prestasi telah berhasil dia torehkan untuk mengharumkan nama Indonesia di panggung olahraga dunia. Di antaranya meraih dua perunggu Paralimpiade 2012 di London dan 2020 di Tokyo untuk nomor perseorangan kelas 10.
Selain itu, dia juga mengoleksi tiga emas pada Asian Para Games, masing-masing pada 2014 di Incheon (perseorangan kelas 10) dan 2018 di Jakarta (perseorangan dan beregu kelas 10).
(thm)
Lihat Juga :