Suasana Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Salat Id Hari Ini
Kamis, 20 April 2023 - 10:15 WIB
loading...
Jemaah Tarekat Naqsabandiyah di Sumatera Barat, telah menggelar salat Idulfitri dan merayakan lebaran. Foto/MPI/Rus Akbar
A
A
A
PADANG - Penuh rasa syukur dan kekhusyukan, para jemaah Tarekat Naqsabandiyah, menggelar salat Idulfitri 1 Syawal 1444 H di Surau Baru, Kelurahan Cupak Tangah, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Kamis (20/4/2023). Sebelumnya, di Surau Baru ini, jemaah Tarekat Naqsabandiyah juga menggelar takbir, pada Rabu (19/4/2023) malam.
Baca juga: Rayakan Lebaran Hari Ini, Jemaah Masjid Aolia Gunungkidul Gelar Salat Idulfitri
"Masuk 1 Syawal 1444 H hari ini, dengan memakai hisabul rukyat, dalil jima, dan kias kemudian kitab munjid. Setelah memakai metode itu maka puasanya lengkap 30 hari," ujar imam Surau Baru, Zahar, Kamis (20/4/2023).
![Suasana Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Salat Id Hari Ini]()
"Hisab itu berdasarkan hari apa puasa tahun dahulu, rukyat atas kesepakatan kita bersama Tarekat Naqsabandiyah, dalil berdasarkan bulan 10 hari atau 15 hari kan tahu besarnya, sehingga diputuskan Idulfitri jatuh pada hari ini," imbuh Zahar.
Baca juga: Gelar Takbiran, Besok Tarekat Naqsabandiyah Merayakan Idulfitri
Dalam salat Idulfitri tersebut, dipimpin oleh imam Zafril, yang diikuti oleh puluhan jamaah Naqsabandiyah. Sementara sebagai khatibnya, Zahar. Dalam khotbahnya, Zahar menggunakan bahasa Arab, serta berdiri memegang tongkat di tangan kanannya. "Telah puasa 30 hari, pembersihan tubuh jasmani dan rohani, dapatlah ridho dari Allah, itu intinya," katanya.
Baca juga: Rayakan Lebaran Hari Ini, Jemaah Masjid Aolia Gunungkidul Gelar Salat Idulfitri
"Masuk 1 Syawal 1444 H hari ini, dengan memakai hisabul rukyat, dalil jima, dan kias kemudian kitab munjid. Setelah memakai metode itu maka puasanya lengkap 30 hari," ujar imam Surau Baru, Zahar, Kamis (20/4/2023).

"Hisab itu berdasarkan hari apa puasa tahun dahulu, rukyat atas kesepakatan kita bersama Tarekat Naqsabandiyah, dalil berdasarkan bulan 10 hari atau 15 hari kan tahu besarnya, sehingga diputuskan Idulfitri jatuh pada hari ini," imbuh Zahar.
Baca juga: Gelar Takbiran, Besok Tarekat Naqsabandiyah Merayakan Idulfitri
Dalam salat Idulfitri tersebut, dipimpin oleh imam Zafril, yang diikuti oleh puluhan jamaah Naqsabandiyah. Sementara sebagai khatibnya, Zahar. Dalam khotbahnya, Zahar menggunakan bahasa Arab, serta berdiri memegang tongkat di tangan kanannya. "Telah puasa 30 hari, pembersihan tubuh jasmani dan rohani, dapatlah ridho dari Allah, itu intinya," katanya.
Lihat Juga :