Tak Kantongi Izin, Pengelola Pariwisata Jateng Dilarang Buka
Selasa, 21 Juli 2020 - 06:53 WIB
loading...
Pengelola pariwisata di Jawa Tengah dilarang membuka destinasi wisata tanpa seizin pemerintah. (Ist)
A
A
A
SEMARANG - Pengelola pariwisata di Jawa Tengah dilarang membuka destinasi wisata tanpa seizin pemerintah. Hal itu dilakukan agar pengelolaan destinasi wisata dapat terkontrol khususnya saat pandemi COVID-19.
Hal itu ditegaskan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengomentari Puncak Telomoyo di Ngablak Kabupaten Magelang yang viral karena didatangi ribuan wisatawan. Ganjar telah menelpon pengelola Telomoyo untuk menutup tempat wisata alam itu.
"Itu saya cek kemarin, ternyata gara-gara ada yang membuat vlog negeri di atas awan. Pemandangannya kan bagus. Langsung direspon masyarakat, semua datang. Saya langsung minta ditutup dan memang sudah ditutup untuk dilakukan evaluasi," kata Ganjar, Senin (20/7/2020).
Tidak boleh lagi lanjut Ganjar ada kejadian serupa di destinasi wisata Jawa Tengah. Semua pengelola pariwisata, harus mengantongi izin untuk membuka kawasan wisata di daerahnya.
"Setelah ini nggak boleh sembarangan membuka destinasi wisata. Kalau mau dibuka, harus izin dulu. Agar semua bisa dikontrol dengan baik, khususnya protokol kesehatannya," tegasnya.
Hal itu ditegaskan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengomentari Puncak Telomoyo di Ngablak Kabupaten Magelang yang viral karena didatangi ribuan wisatawan. Ganjar telah menelpon pengelola Telomoyo untuk menutup tempat wisata alam itu.
"Itu saya cek kemarin, ternyata gara-gara ada yang membuat vlog negeri di atas awan. Pemandangannya kan bagus. Langsung direspon masyarakat, semua datang. Saya langsung minta ditutup dan memang sudah ditutup untuk dilakukan evaluasi," kata Ganjar, Senin (20/7/2020).
Tidak boleh lagi lanjut Ganjar ada kejadian serupa di destinasi wisata Jawa Tengah. Semua pengelola pariwisata, harus mengantongi izin untuk membuka kawasan wisata di daerahnya.
"Setelah ini nggak boleh sembarangan membuka destinasi wisata. Kalau mau dibuka, harus izin dulu. Agar semua bisa dikontrol dengan baik, khususnya protokol kesehatannya," tegasnya.
Lihat Juga :