WN Amerika Ngamuk Kehilangan Handphone di Bandara Soetta, Ini Penjelasan Batik Air

Selasa, 18 April 2023 - 15:39 WIB
loading...
WN Amerika Ngamuk Kehilangan...
Seorang wanita yang dikabarkan berkewarganegaraan Amerika Serikat yakni, Leni Sidabutar mengamuk di Bandara Soetta karena koper miliknya diacak-acak hingga membuat handphonenya raib. Foto/Tangkapan Layar/TikTok @deskhi
A A A
TANGERANG - Seorang wanita yang dikabarkan berkewarganegaraan Amerika Serikat yakni, Leni Sidabutar mengamuk di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) , Tangerang. Leni mengaku koper miliknya diacak-acak hingga membuat handphone kesayangannya raib.

Leni merupakan penumpang maskapai Batik Air yang baru saja mendarat di Bandara Soetta. Video kemarahan penumpang bernama LS itu pun viral di media sosial. Dalam video berdurasi 3 menit 5 detik itu, nampak Leni mengeluarkan amarahnya kepada dia petugas pria dan wanita.

Video itu pertama kali diunggah oleh akun TikTok @deskhi Sabtu (15/4/2023) lalu. Dalam keterangan diketahui, Leni baru saja tiba di Bandara Soekarno Hatta setelah melakukan penerbangan internasional.

Dalam video itu, Leni berdebat dengan petugas karena handphone-nya di dalam koper hilang. Namun pihak maskapai diduga enggan bertanggung jawab.

"Aku klien, aku membayar angsuran. Handphone saya hanya tiga juta. Ini batik air loh," ucapnya dalam video.

Baca: Mesin Pesawat Mengalami Kendala Teknis, Penumpang Batik Air Mendadak Diturunkan di Jambi

Dalam keterangan unggahan itu disebut Leni merupakan warga Amerika Serikat. Sementara, pengunggah menyebutkan pihak maskapai tak mau disalahkan atas kejadian ini.

“Koper klien saya ini buk Leni, Leni Sidabutar Warga Negara Amerika, kopernya dijebol di Batik Air ya? Batik Air. Terus mbaknya (pegawai Batik Air) bilang ini hilang bukan salahnya Batik Air. Padahal jebol di Indonesia,” kata pengunggah video.

Sementara itu, Corporate Communications Strategic Batik Air, Danang Mandala Prihantoro memastikan, tidak ada handphone yang hilang pada penerbangan Nomor ID-7154 itu.

Dia menjelaskan, kronologinya berawal pada Selasa, (11/4/2023) pukul 12.13 WB, Batik Air penerbangan nomor ID-7154 mendarat di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari Singapura.

Pukul 12.40 WIB, penumpang atas nama inisial BL melapor ke Lost and Found Terminal 2F bahwa kehilangan gembok koper. Pukul 12.45 WIB, dilakukan pengecekan isi koper secara teliti dan disaksikan bersama petugas.

Menurut pengakuan tamu tersebut, tidak ada barang yang hilang dari koper. Kemudian, pukul 20.00 WIB, melalui pesan singkat (WhatsApp) tamu dimaksud menyampaikan kehilangan satu handphone di dalam koper.

"Dalam hal ini, keluhan disampaikan setelah tamu meninggalkan bandar udara," ujarnya. Menurut Danang, pukul 17.00 WIB, tamu yang bersangkuan menyampaikan keluhan kehilangan satu handphone di dalam koper secara datang langsung di Lost and Found Terminal 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Danang menuturkan, Batik Air hanya bertanggungjawab atas barang bawaan selama periode pengangkutan dari awal penerbangan sampai dengan barang bawaan diserahkan kepada tamu di bandara tujuan atau diterima oleh pihak yang berwenang di bandar udara tujuan.

"Setelah tamu meninggalkan bandar udara dan menerima bagasinya, maka tanggung jawab maskapai penerbangan atas bagasi tersebut berakhir," ujarnya.

"Dengan demikian, keluhan tamu mengenai kehilangan atau kerusakan bagasi tercatat (keluhan bukan kategori barang berharga) yang disampaikan setelah tamu keluar bandar udara adalah tidak berlaku," ucapnya.

Dia menegaskan, ketentuan bahwa barang berharga harus disimpan di bagasi kabin dan tidak diletakkan di bagasi tercatat sudah tertulis pada tiket penerbangan dan berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 77 Tahun 2011.

"Batik Air selalu memperhatikan setiap masukan (saran dan keluhan) yang disampaikan oleh setiap tamu, untuk menentukan langkah-langkah yang tepat," pungkasnya.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polri Tangkap Buronan...
Polri Tangkap Buronan Kasus Online Scam Paling Dicari Asal China
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Rekomendasi
Pakar: Putusan Nadiem...
Pakar: Putusan Nadiem Makarim Buktikan Hukum Tidak Tebang Pilih
PDIP Nonaktifkan Anggota...
PDIP Nonaktifkan Anggota DPRD TTU Imbas Dugaan Intimidasi Dokter Icha
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Polri Gelar Doa Bersama Lintas Agama
Berita Terkini
Komut Pertamina Kunjungan...
Komut Pertamina Kunjungan Kerja ke Jatim hingga Nusa Tenggara, Ini Hasilnya
Besok Upacara Peringatan...
Besok Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Cikeas, Cari Jalur Alternatif Hindari Kemacetan
Gunung Dukono Maluku...
Gunung Dukono Maluku Utara Erupsi, PVMBG Imbau Masyarakat Waspada
Gapasdap: Penggunaan...
Gapasdap: Penggunaan B50 untuk Kapal Bebani Biaya Operasional Angkutan Penyeberangan
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Helaran Mapag Pajajaran...
Helaran Mapag Pajajaran Anyar, Cetak Rekor Muri 2000 Pemain Karinding
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved