Sejarah Pasar Tanah Abang, Dibangun Belanda 1735 Selalu Ramai Pengunjung Tiap Lebaran

Selasa, 18 April 2023 - 09:46 WIB
loading...
Sejarah Pasar Tanah...
Potret Tanah Abang tempo dulu. Foto/Istimewa/Twitter @potretlawas
A A A
JAKARTA - Sudah menjadi rutinitas tahunan, Pasar Tanah Abang selalu dipadati pengunjung saat menjelang Lebaran hari raya Idulfitri. Hal itu tak terlepas dari minat membeli masyarakat yang tinggi, khususnya umat muslim membeli pakaian baru menyambut hari besar keagamaan.

Di balik itu semua, Pasar Tanah Abang menyimpan sejarah panjang sejak dahulu kala dan menjadi pasar termegah di Batavia. Lalu bagaimana perjalanan pasar ini, berikut ulasan SINDOnews yang dikutip dari berbagai sumber.

Pasar Tanah Abang disebut sebagai pusat tekstil terbesar di Asia Tenggara, dibangun sejak era Hindia Belanda, tepatnya pada 30 Agustus 1735. Pasar Tanah Abang didirikan oleh Yustinus Vinck atas izin dari Gubernur Jenderal Abraham Patras.

Sejak dibangun, pasar ini telah mengantongi izin untuk jualan tekstil dan barang kelontong. Saat itu, Pasar Tanah Abang hanya buka hari Sabtu, sehingga pasar ini semula disebut Pasar Sabtu. Selain itu, pasar tersebut dapat menyaingi Pasar Senin yang sudah maju.

Baca juga: 3 Versi Asal Usul Tanah Abang: Pasukan Mataram, Sopir Angkot, dan Phoa Bingham

Pada 1740, terjadi peristiwa Geger Pecinan yaitu pembantaian orang Tionghoa serta perusakan harta benda oleh pasukan VOC. Peristiwa tersebut juga merembet ke Pasar Tanah Abang. Akibatnya, pasar dibakar serta diporakporandakan.

Pasar Tanah Abang kembali beroperasi ketika hubungan VOC dan orang Tionghoa membaik. Pasar ini semakin ramai ketika 1880. Saat itu, pasar tidak hanya buka pada hari Sabtu saja, tetapi juga hari Rabu.

Sejarah Pasar Tanah Abang, Dibangun Belanda 1735 Selalu Ramai Pengunjung Tiap Lebaran


Foto: Warga memadati Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta. Foto/ANTARA

Awalnya, bangunan Pasar Tanah Abang sangat sederhana. Namun, seiring waktu, Pasar Tanah Abang semakin berkembang terutama setelah dibangunnya Stasiun Tanah Abang. Orang Belanda menyebut Pasar Tanah Abang dengan sebutan De Nabang.

Baca juga: Asal Usul Senayan, Sebutan Tuan Tanah Asal Bali Bernama Wangsanayan

Konon, di wilayah tersebut ada banyak pohon nabang atau pohon palem. Sementara, masyarakat Batavia mulai menyebut pasar dengan Tenabang.

Di bawah pengelolaan pmerintah DKI Jakarta melalui Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya, Pasar Tanah Abang mengalami perombakan besar pada 1973. Pasar ini pun menjadi bangunan bertingkat tiga.

Saat ini, Pasar Tanah Abang menjadi salah satu pasar yang menjual secara grosir dan eceran dengan harga yang terbilang miring. Tak heran, setiap menjelang Lebaran, Pasar Tanah Abang selalu ramai dipadati pengunjung.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Permukiman Prasejarah...
Permukiman Prasejarah Ditemukan di Gurun Yordania
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Peristiwa Bersejarah...
Peristiwa Bersejarah 21 Mei 1998, BJ Habibie Ucapkan Sumpah Jabatan Presiden di Istana Merdeka
Rekomendasi
Perluas Lini Produk,...
Perluas Lini Produk, SOME BY MI Luncurkan Cica Anti Hair Loss Hair Serum
Mandiri Tunas Finance...
Mandiri Tunas Finance dan APPI Beri Pelatihan Strategi Keuangan bagi UMKM
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Berita Terkini
Kang Cucun Santuni 1.448...
Kang Cucun Santuni 1.448 Anak Yatim di 12 Titik di Bandung dan Resmikan Rutilahu
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Menkes Pastikan Korban...
Menkes Pastikan Korban Penyekapan di Bandung Jalani Rehabilitasi dan Rekonstruksi secara Optimal
Ketua Komisi I DPRK...
Ketua Komisi I DPRK Mimika: Perlindungan Warga Sipil Papua Butuh Kolaborasi
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
Infografis
5 Kue Kering yang Selalu...
5 Kue Kering yang Selalu Ada saat Lebaran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved