Sejarah Pasar Tanah Abang, Dibangun Belanda 1735 Selalu Ramai Pengunjung Tiap Lebaran
Selasa, 18 April 2023 - 09:46 WIB
loading...
A
A
A
Pada 1740, terjadi peristiwa Geger Pecinan yaitu pembantaian orang Tionghoa serta perusakan harta benda oleh pasukan VOC. Peristiwa tersebut juga merembet ke Pasar Tanah Abang. Akibatnya, pasar dibakar serta diporakporandakan.
Pasar Tanah Abang kembali beroperasi ketika hubungan VOC dan orang Tionghoa membaik. Pasar ini semakin ramai ketika 1880. Saat itu, pasar tidak hanya buka pada hari Sabtu saja, tetapi juga hari Rabu.
![Sejarah Pasar Tanah Abang, Dibangun Belanda 1735 Selalu Ramai Pengunjung Tiap Lebaran]()
Foto: Warga memadati Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta. Foto/ANTARA
Awalnya, bangunan Pasar Tanah Abang sangat sederhana. Namun, seiring waktu, Pasar Tanah Abang semakin berkembang terutama setelah dibangunnya Stasiun Tanah Abang. Orang Belanda menyebut Pasar Tanah Abang dengan sebutan De Nabang.
Pasar Tanah Abang kembali beroperasi ketika hubungan VOC dan orang Tionghoa membaik. Pasar ini semakin ramai ketika 1880. Saat itu, pasar tidak hanya buka pada hari Sabtu saja, tetapi juga hari Rabu.

Foto: Warga memadati Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta. Foto/ANTARA
Awalnya, bangunan Pasar Tanah Abang sangat sederhana. Namun, seiring waktu, Pasar Tanah Abang semakin berkembang terutama setelah dibangunnya Stasiun Tanah Abang. Orang Belanda menyebut Pasar Tanah Abang dengan sebutan De Nabang.
Lihat Juga :