Wamen ATR/BPN Serahkan 17 Sertifikat Tanah Wakaf Masjid dan Musala di Jakarta Utara
Selasa, 11 April 2023 - 17:25 WIB
loading...
Wamen ATR/BPN Raja Juli Antoni menyerahkan sertifikat wakaf masjid dan musala untuk enam kecamatan di Jakarta Utara, Selasa (11/4/2023). Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional ( ATR/BPN ) memastikan gerakan nasional sertifikasi rumah ibadah dan pesantren bukan sekadar seremonial. Gerakan itu harus terus digencarkan, sehingga tanah masyarakat mendapatkan kepastian hukum.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN Raja Juli Antoni saat menyerahkan sertifikat tanah wakaf masjid dan musala untuk enam kecamatan di Jakarta Utara, Selasa (11/4/2023).
Baca Juga: Menteri Hadi: Pemberian Sertifikat Beri Kepastian Hukum Atas Tanah
"Alhamdulilah dapat menyerahkan secara langsung 17 sertifikat yang berdiri pada tanah seluas 3.397 meter persegi untuk masjid dan musala," kata Raja Juli.
Sebelumnya, Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Utara, Taufik S Wibowo melaporkan, pada 17 sertifikat yang diserahkan itu terdapat musala yang luasnya 17 meter persegi hingga 838 meter persegi.
Menanggapi hal itu, mantan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menjelaskan, Kementerian ATR/BPN akan terus memberikan perhatian terhadap rumah ibadah agar segera disertifikasi.
"Saya bersyukur Kantor BPN Jakut tidak pandang bulu. Sebab sekecil apa pun tetap itu, selama nama Tuhan diagungkan di sana, Kementerian ATR/BPN akan mensertifikasi tanpa terkecuali dan tanpa diskriminasi," tegas pria yang akrab disapa Toni ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri (Wamen) ATR/BPN Raja Juli Antoni saat menyerahkan sertifikat tanah wakaf masjid dan musala untuk enam kecamatan di Jakarta Utara, Selasa (11/4/2023).
Baca Juga: Menteri Hadi: Pemberian Sertifikat Beri Kepastian Hukum Atas Tanah
"Alhamdulilah dapat menyerahkan secara langsung 17 sertifikat yang berdiri pada tanah seluas 3.397 meter persegi untuk masjid dan musala," kata Raja Juli.
Sebelumnya, Kepala Kantor Pertanahan Jakarta Utara, Taufik S Wibowo melaporkan, pada 17 sertifikat yang diserahkan itu terdapat musala yang luasnya 17 meter persegi hingga 838 meter persegi.
Menanggapi hal itu, mantan Sekjen Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu menjelaskan, Kementerian ATR/BPN akan terus memberikan perhatian terhadap rumah ibadah agar segera disertifikasi.
"Saya bersyukur Kantor BPN Jakut tidak pandang bulu. Sebab sekecil apa pun tetap itu, selama nama Tuhan diagungkan di sana, Kementerian ATR/BPN akan mensertifikasi tanpa terkecuali dan tanpa diskriminasi," tegas pria yang akrab disapa Toni ini.
Lihat Juga :