Heboh Water Tank 10 Juta Liter PDAM Depok Dekat Rumah Warga: Terlalu Berisiko
Minggu, 09 April 2023 - 15:06 WIB
loading...
Water tank berkapasitas 10 juta liter milik PDAM Tirta Asasta Kota Depok dinilai sangat berisiko karena dekat rumah warga. Foto: MPI/Muhammad Refi Sandi
A
A
A
DEPOK - Water tank atau tangki air berkapasitas 10 juta liter milik PDAM Tirta Asasta Kota Depok dinilai sangat berisiko karena dekat rumah warga. Water tank raksasa itu berada di tengah permukiman Pesona Depok Estate II, Jalan Janger Raya, Mekar Jaya, Sukmajaya, Depok.
Yani Suratman, warga Pesona Depok Estate II yang rumahnya hanya berjarak 7 meter dari lokasi water tank meminta agar direlokasi. "Remove water tank ini pindahin sudah harga mati. Warga nggak mau terlalu berisiko. Kita datang ke sini membeli view dan kenyamanan serta keselamatan. Adanya water tank ini kita merasa tidak selamat dan tidak nyaman," ujar Yani, Minggu (9/4/2023).
Baca juga: UMB dan Pemkot Tangerang Bangun Ground Water Tank demi Atasi Masalah Air Bersih
Yani yang tinggal di kawasan tersebut sejak tahun 1979 menyebut tidak ada izin dan sosialisasi yang dilakukan PDAM terkait pembangunan water tank raksasa itu. Bahkan, water tank juga berdekatan dengan masjid hingga sekolah selain permukiman warga.
"Izinnya tidak ada sama sekali yang berhak menandatangani atau menyetujui water tank ini bisa dibangun di lokasi permukiman. Di sini kan juga ada masjid, PAUD, SD, SMP, dan perumahan Perumnas. Jadi tidak ada izin dan tidak ada sosialisasi," katanya.
Pada dasarnya warga mendukung bentuk pembangunan yang menguntungkan masyarakat seperti air. Namun, dia menyoroti human safety atau keselamatan manusia di sekitar lokasi proyek harus dipikirkan.
Yani Suratman, warga Pesona Depok Estate II yang rumahnya hanya berjarak 7 meter dari lokasi water tank meminta agar direlokasi. "Remove water tank ini pindahin sudah harga mati. Warga nggak mau terlalu berisiko. Kita datang ke sini membeli view dan kenyamanan serta keselamatan. Adanya water tank ini kita merasa tidak selamat dan tidak nyaman," ujar Yani, Minggu (9/4/2023).
Baca juga: UMB dan Pemkot Tangerang Bangun Ground Water Tank demi Atasi Masalah Air Bersih
Yani yang tinggal di kawasan tersebut sejak tahun 1979 menyebut tidak ada izin dan sosialisasi yang dilakukan PDAM terkait pembangunan water tank raksasa itu. Bahkan, water tank juga berdekatan dengan masjid hingga sekolah selain permukiman warga.
"Izinnya tidak ada sama sekali yang berhak menandatangani atau menyetujui water tank ini bisa dibangun di lokasi permukiman. Di sini kan juga ada masjid, PAUD, SD, SMP, dan perumahan Perumnas. Jadi tidak ada izin dan tidak ada sosialisasi," katanya.
Pada dasarnya warga mendukung bentuk pembangunan yang menguntungkan masyarakat seperti air. Namun, dia menyoroti human safety atau keselamatan manusia di sekitar lokasi proyek harus dipikirkan.
Lihat Juga :