Waspadai Kemudahan Pinjol, Lebih Baik Susah di Awal saat Ajukan Pinjaman
Sabtu, 08 April 2023 - 22:44 WIB
loading...
Kasus pinjol semakin marak terjadi seiring banyaknya dan mudahnya mendapatkan pinjol di era digital ini. Agar tidak berujung kasus, maka sebaiknya memilih pinjol tidak karena tergiur kemudahannya. Foto dok/Kominfo
A
A
A
KEDIRI - Kasus pinjaman online (pinjol) semakin marak terjadi seiring banyaknya dan mudahnya mendapatkan pinjol di era digital ini. Agar tidak berujung kasus, maka sebaiknya memilih pinjol tidak karena tergiur kemudahannya.
Mochamad Ismanu Roziqi, Ketua Relawan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Tulungagung mengatakan, lebih baik ribet mengecek rekening, password, dan PIN sebelum mengajukan pinjaman online. Baca juga: Besok Sidang Putusan Pinjol yang Rugikan Ratusan Mahasiswa IPB Bogor Putra
”Ribet di awal berisiko aman daripada mengejar mudah dan nyaman di awal, tapi akhirnya jadi korban pinjaman online,” kata Roziqi dalam diskusi literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di arena Bazar Ramadan-Simpang Lima Gumul, Kediri, Sabtu (8/4/2023) malam.
Roziki memastikan bahwa tidak ada yang aman di ruang digital. Yang bisa dilakukan hanya mengurangi risiko menjadi korban penipuan digital. "Apalagi, pesona pinjaman pinjol begitu menggoda, menjanjikan cara mudah dan cepat mendapat pinjaman," imbuhnya.
”Terkadang, saking buru-buru pengin mendapatkan pinjol, banyak yang mengabaikan sisi keamanan data pribadi. Sehingga, kalau sampai ceroboh berbagi PIN misalnya, data pribadi akan mudah diretas. Bukan untung, malah boncos,” sambungnya. Baca juga: Ratusan Orang di Jateng Terjerat Pinjol, Ini Penjelasan Polda Jateng
Mochamad Ismanu Roziqi, Ketua Relawan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK) Tulungagung mengatakan, lebih baik ribet mengecek rekening, password, dan PIN sebelum mengajukan pinjaman online. Baca juga: Besok Sidang Putusan Pinjol yang Rugikan Ratusan Mahasiswa IPB Bogor Putra
”Ribet di awal berisiko aman daripada mengejar mudah dan nyaman di awal, tapi akhirnya jadi korban pinjaman online,” kata Roziqi dalam diskusi literasi digital yang digelar Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di arena Bazar Ramadan-Simpang Lima Gumul, Kediri, Sabtu (8/4/2023) malam.
Roziki memastikan bahwa tidak ada yang aman di ruang digital. Yang bisa dilakukan hanya mengurangi risiko menjadi korban penipuan digital. "Apalagi, pesona pinjaman pinjol begitu menggoda, menjanjikan cara mudah dan cepat mendapat pinjaman," imbuhnya.
”Terkadang, saking buru-buru pengin mendapatkan pinjol, banyak yang mengabaikan sisi keamanan data pribadi. Sehingga, kalau sampai ceroboh berbagi PIN misalnya, data pribadi akan mudah diretas. Bukan untung, malah boncos,” sambungnya. Baca juga: Ratusan Orang di Jateng Terjerat Pinjol, Ini Penjelasan Polda Jateng
Lihat Juga :