Penampakan Bayi Gajah Jantan Berbobot 90,9 Kg Lahir di Konservasi Estate Ukui Pelalawan
Sabtu, 08 April 2023 - 14:00 WIB
loading...
Bayi gajah Sumatera lahir di Unit Konservasi Gajah Estate Ukui, Langgam, Pelalawan, Riau. Bayi gajah itu anak dari indukan bernama Carmen berusia 14 tahun. Foto/Ist
A
A
A
PELALAWAN - Seekor bayi gajah Sumatera lahir di Unit Konservasi Gajah Estate Ukui, Kecamatan Langgam Kabupaten Pelalawan, Riau. Bayi gajah itu merupakan anak dari indukan bernama Carmen berusia 14 tahun.
![Penampakan Bayi Gajah Jantan Berbobot 90,9 Kg Lahir di Konservasi Estate Ukui Pelalawan]()
Bayi gajah lahir berjenis kelamin jantan dengan berat 90,9 Kg.
Baca juga: Bayi Gajah di Aceh Mati Setelah Kehilangan Separuh Belalainya
"Alhamdulilah kelahiran dalam kondisi normal," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Genman S Hasibuan, Sabtu (8/4/2023).
Saat ini, bayi gajah dan indukannya selalu memdapat pemantauan dari tim medis. Tim dokter hewan secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan sang induk maupun sang bayi.
![Penampakan Bayi Gajah Jantan Berbobot 90,9 Kg Lahir di Konservasi Estate Ukui Pelalawan]()
Dia menjelaskan bahwa kelahiran bayi gajah Sumatera itu berlangsung pada 6 April 2023.
Baca juga: Lucunya Bayi Gajah Sumatera yang Lahir di Taman Nasional Gunung Leuser
Genman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Unit Konservasi Gajah Estate Ukui yang telah merawat titipan gajah Sumatera tersebut dengan baik. Terbukti dengan adanya kelahiran beberapa gajah Sumatera sejak penitipan.
"Sampai saat ini sudah 3 ekor gajah bertambah di Unit Konservasi Gajah Estate Ukui. Dari awal berjumlah empat ekor menjadi tujuh ekor," ujarnya.
Penghuni Unit Konservasi Gajah Estate Ukui terdiri empat betina dengan nama Mery, Carmen, Ika dan Mira. Sementara gajah binaan berjenis jantan adalah Raja Arman, Ade dan gajah yang baru lahir.
"Penempatan gajah di Unit Konservasi Gajah Estate Ukui dimulai sejak tahun 1994 di Estate Langgam sebanyak empat individu gajah,tiga betina dan satu jantan. Namun sejak tahun 2007 dipindahkan ke Estate Ukui dan diberi nama Unit Konservasi Gajah Estate Ukui," sebutnya.

Bayi gajah lahir berjenis kelamin jantan dengan berat 90,9 Kg.
Baca juga: Bayi Gajah di Aceh Mati Setelah Kehilangan Separuh Belalainya
"Alhamdulilah kelahiran dalam kondisi normal," kata Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Genman S Hasibuan, Sabtu (8/4/2023).
Saat ini, bayi gajah dan indukannya selalu memdapat pemantauan dari tim medis. Tim dokter hewan secara berkala melakukan pemeriksaan kesehatan sang induk maupun sang bayi.

Dia menjelaskan bahwa kelahiran bayi gajah Sumatera itu berlangsung pada 6 April 2023.
Baca juga: Lucunya Bayi Gajah Sumatera yang Lahir di Taman Nasional Gunung Leuser
Genman menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada pihak Unit Konservasi Gajah Estate Ukui yang telah merawat titipan gajah Sumatera tersebut dengan baik. Terbukti dengan adanya kelahiran beberapa gajah Sumatera sejak penitipan.
"Sampai saat ini sudah 3 ekor gajah bertambah di Unit Konservasi Gajah Estate Ukui. Dari awal berjumlah empat ekor menjadi tujuh ekor," ujarnya.
Penghuni Unit Konservasi Gajah Estate Ukui terdiri empat betina dengan nama Mery, Carmen, Ika dan Mira. Sementara gajah binaan berjenis jantan adalah Raja Arman, Ade dan gajah yang baru lahir.
"Penempatan gajah di Unit Konservasi Gajah Estate Ukui dimulai sejak tahun 1994 di Estate Langgam sebanyak empat individu gajah,tiga betina dan satu jantan. Namun sejak tahun 2007 dipindahkan ke Estate Ukui dan diberi nama Unit Konservasi Gajah Estate Ukui," sebutnya.
(shf)
Lihat Juga :