Selain Slamet Tohari, Ini 4 Dukun Pengganda Uang yang Bikin Gempar Indonesia

Kamis, 06 April 2023 - 18:42 WIB
loading...
Selain Slamet Tohari,...
Terdapat empat dukun pengganda uang yang bikin gempar tanah air dalam sejarahnya. Foto DOK ist
A A A
JAKARTA - Terdapat empat dukun pengganda uang yang bikin gempar tanah air dalam sejarahnya. Terbaru dilakukan oleh Slamet Tohari di Banjarnegara , Jawa Tengah.

Slamet yang mengaku sebagai dukun pengganda uang pada calon korbannya akan meminta uang terlebih dahulu, dengan janji akan digandakan.

Bukannya mengembalikan uang tersebut, Slamet justru membunuh para korban yang pernah dipinjam uangnya. Kasus ini terungkap berkat laporan salah seorang anak korban yang orang tuanya menghilang usai bertemu dengan Dukun Slamet.

Baca juga: Tohari Dukun Pengganda Uang Akhirnya Ditangkap, 7 Korbannya Dibunuh

Pengakuan sebagai seorang yang bisa menggandakan uang ini bukanlah yang pertama terjadi di Indonesia. Sebelumnya sempat banyak oknum yang mengaku dapat melipat gandakan uang.

Berikut 4 Dukun Pengganda Uang

Empat dukun pengganda uang yang sempat menghebohkan Indonesia ini salah satunya adalah kasus Dimas Kanjeng yang pernah viral beberapa waktu lalu di sosial media.

1. Wowon

Kasus pembunuhan berantai berkedok dukun pengganda uang pernah terjadi juga di awal tahun 2023 ini oleh Aki Banyu atau Wowon di Bekasi dan Cianjur. Kasus tersebut terungkap pada bulan Februari.

Dalam komplotan-nya, Wowon bersama dengan Solihin alias Duloh dan M. Dede Solehudin. Mereka diketahui telah membunuh 9 orang.

Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi mengungkapkan bahwa pelaku ini melakukan tindak penipuan dengan memperdaya para tenaga kerja wanita (TKW) bermodal modus Multi Level Marketing (MLM).

2. SYD

Kasus berikutnya dilakukan oleh pria yang berinisial SYD di Sleman. Untuk mengelabui korbannya supaya dapat terlihat menggandakan uang, SYD menggunakan beberapa trik sulap.

Pelaku ditangkap usai menipu korban Harim Bhava (52). Pelaku memperdayai korban mampu melakukan penggandaan uang dengan menggunakan ritual.

SYD memang dikenal akan triknya untuk memperdaya korban. Misalnya saja ketika memasukkan akik ke dalam telur atau mengelabui korban dengan menghilangkan uang di dalam kardus kosong.

Baca juga: Dukun Pengganda Uang Dibekuk Polres Bitung usai Gasak Rp250 Juta

3. Dimas Kanjeng

Dimas Kanjeng yang punya nama asli Taat Pribadi sempat menggegerkan Indonesia di tahun 2016. Setelah viral menggandakan uang, dirinya harus bertanggung jawab atas pembunuhan terhadap pengikut padepokannya yakni Abdul Gani dan Ismail.

Kedua korban disiksa menggunakan senjata tajam dan benda tumpul hingga tewas. Taat membunuh keduanya karena khawatir jika pengikutnya itu membongkar praktik penipuan yang dilakukannya tersebut.

4. Padepokan Satrio Bayu

Setelah kasus Dimas Kanjeng, munculah kasus baru berkedok sama di tahun 2016. Kali ini pembunuhan dilakukan oleh Pemimpin Padepokan Satrio Bayu Aji yang berinisial AH dan R.

Korbannya sendiri adalah Shendy Eko dan Ahmad Sanusi. Mereka adalah korban penipuan bermodus penggandaan emas. Dugaan pembunuhan adalah dengan menggunakan racun potasium sianida.
(bim)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kementrans Perkuat Sinergi...
Kementrans Perkuat Sinergi Indonesia-Qatar untuk Pembangunan Sarana Pendidikan Terpadu di Rempang
Gerhana Bulan Total...
Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026 Bisa Diamati di Indonesia, Catat Waktunya
BMKG: 4.879 Gempa Terjadi...
BMKG: 4.879 Gempa Terjadi di Indonesia selama Januari 2026
Polisi: Cacahan Duit...
Polisi: Cacahan Duit di TPS Bekasi Uang Asli Cetakan BI
Momen Warga Jati Padang...
Momen Warga Jati Padang Jemur Uang Kotak Amal Musala setelah Banjir Surut
Astaga! Suami Serahkan...
Astaga! Suami Serahkan Istrinya Disetubuhi Dukun Gegara Santet
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Rekomendasi
IHSG Ditutup Memerah...
IHSG Ditutup Memerah ke Posisi 6.220, Ada 403 Saham Berjatuhan
Fasilitasi Pasar Sekunder...
Fasilitasi Pasar Sekunder Esports, HIDDEN SUPPLY Kelola Transaksi Aset Tak Berwujud
Mensos: Rekrutmen Guru...
Mensos: Rekrutmen Guru Sekolah Rakyat 2026 Capai 5.000 Orang
Berita Terkini
KSP Dudung Cek Progres...
KSP Dudung Cek Progres MRT Jakarta Fase 2A, Siap Beroperasi 2027
6 Fakta Gempa Kerak...
6 Fakta Gempa Kerak Dangkal M6,7 di Jalur Sesar Aktif Sulawesi Tengah
Gading Serpong Perkuat...
Gading Serpong Perkuat Posisi sebagai Koridor Komersial
Little Star Fun Run...
Little Star Fun Run di Surabaya, Ajang Lari Anak Tumbuhkan Kepercayaan Diri
Tiyo Ardianto Dilaporkan...
Tiyo Ardianto Dilaporkan ke Polres Tangsel, Pelapornya Pernah Ngaku-ngaku Punya Gunung Parung
Aliansi Masyarakat Jakarta...
Aliansi Masyarakat Jakarta Timur Minta Program MBG Dilanjutkan
Infografis
5 Presiden Indonesia...
5 Presiden Indonesia yang Paling Sering Reshuffle Kabinet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved