10 Pegawai Rumah Sakit di Bali Jadi Korban Skimming
Selasa, 04 April 2023 - 19:27 WIB
loading...
Sebanyak 10 orang pegawai RSUD Mangusada, Badung, Bali menjadi korban kejahatan skimming. Mereka kehilangan uang puluhan juta rupiah. Foto/Dok.Shutterstock
A
A
A
DENPASAR - Sebanyak 10 orang pegawai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mangusada, Badung, Bali menjadi korban kejahatan skimming. Mereka kehilangan uang puluhan juta rupiah.
"Uang mereka di rekening habis dikuras," kata Direktur RSUD Mangusada I Wayan Darta, Selasa (4/4/2023).
Baca juga: Tips Terhindar dari Aksi Skimming saat Tarik Tunai di ATM
Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi dalam dua hari, 2-3 April 2023. Hingga Senin (3/4/2022), sedikitnya 10 pegawai melapor ke manajemen bahwa saldo di rekening tabungannya tiba-tiba hilang.
Atas kejadian itu, pihak rumah sakit melapor ke bank. Pihak bank kemudian telah mengembalikan seluruh uang yang hilang.
Darta tidak mengetahui apakah pihak bank menindaklanjuti dengan melapor ke kepolisian.
"Yang penting sudah selesai urusannya, sudah dikembalikan," jelasnya.
Baca juga: Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
Pihak rumah sakit juga mengimbau para pegawainya untuk mengganti nomor PIN di kartu ATM maupun mobile banking.
"Kalau ada apa-apa segera lapor ke bank," ujarnya.
"Uang mereka di rekening habis dikuras," kata Direktur RSUD Mangusada I Wayan Darta, Selasa (4/4/2023).
Baca juga: Tips Terhindar dari Aksi Skimming saat Tarik Tunai di ATM
Dia menjelaskan, peristiwa itu terjadi dalam dua hari, 2-3 April 2023. Hingga Senin (3/4/2022), sedikitnya 10 pegawai melapor ke manajemen bahwa saldo di rekening tabungannya tiba-tiba hilang.
Atas kejadian itu, pihak rumah sakit melapor ke bank. Pihak bank kemudian telah mengembalikan seluruh uang yang hilang.
Darta tidak mengetahui apakah pihak bank menindaklanjuti dengan melapor ke kepolisian.
"Yang penting sudah selesai urusannya, sudah dikembalikan," jelasnya.
Baca juga: Cermati, Ini 8 Cara Hindari Kejahatan Skimming ATM
Pihak rumah sakit juga mengimbau para pegawainya untuk mengganti nomor PIN di kartu ATM maupun mobile banking.
"Kalau ada apa-apa segera lapor ke bank," ujarnya.
(shf)
Lihat Juga :