Sentra Kerajinan Tangan Bogor Tembus Pasar Nasional

Jum'at, 31 Maret 2023 - 13:54 WIB
loading...
Sentra Kerajinan Tangan...
Sentra kerajinan tangan Desa Tegalwaru, Bogor, mampu menembus pasar nasional hingga forum internasional. Foto/Ilustrasi/Istimewa
A A A
BOGOR - Sentra kerajinan tangan Desa Tegalwaru, Kabupaten Bogor, mampu menembus pasar nasional hingga forum internasional. Kerajinan tangan masyarakat di kaki Gunung Salak, Bogor ini kini kian dikenal luas.

Di Desa Tegalwaru, penduduknya telah turun-temurun mengembangkan sentra kerajinan dengan hasil produk berupa tas, dompet, sabuk, dan lain sebagainya. Potensi ini pun digandeng Sovia salah satu perusahaan souvenir di Bogor, Jawa Barat bernama Souvia lalu menyadari adanya potensi ini.

Founder Souvia, Ahsan Abduh Andi Sihotang mengatakan, masyarakat di beberapa desa di Kabupaten Bogor telah mampu menghasilkan kerajinan berkualitas. Mereka secara turun-temurun, nyatanya bisa membuat aktivitas produksi kerajinan terus eksis di tengah perkembangan zaman yang pesat.

“Soal kualitas hasil produksi kita tidak ragu. Sejak 2013, kami telah mempercayakan produksi berbagai souvenir dan seminar kit kepada 120 orang pelaku UMKM di beberapa desa di Kabupaten Bogor, seperti Desa Tegalwaru dan Desa Bojong Rangkas," kata Ahsan dalam keterangan tertulisnya, Jumat (31/3/2023).

Baca: Permudah Izin Usaha, Dorong Daya Saing UMKM

Ahsan menuturkan, sejauh ini, Souvia telah memasarkan hasil produksi tangan-tangan kreatif pelaku UMKM lokal ke pasar nasional yang mencakup perusahaan nasional dan instansi pemerintah, serta bahkan telah membawanya ke forum internasional yakni G20 pada 2022 lalu.

Lutfi Ilham Pradipta selaku Chief Marketing Officer Souvia menambakan, saat ini Souvia juga tengah bekerja sama dengan Bumi Adonara di Nusa Tenggara Timur memberdayakan UMKM lokal.

“Bertemakan ‘Bringing Togetherness Through Sharing’, Souvia dan Bumi Adonara berusaha memberdayakan UMKM lokal dengan tujuan meningkatkan taraf ekonomi mereka sekaligus melestarikan kebudayaan. Lewat kolaborasi ini, tercipta produk tas pouch dan sajadah dengan aksen tenun Adonara NTT berkesan etnik khas Indonesia,” ujarnya.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
PP 20/2026: Menambah...
PP 20/2026: Menambah Penerimaan Negara atau Menambah Beban UMKM?
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Rekomendasi
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Berita Terkini
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Tarif Transjabodetabek...
Tarif Transjabodetabek Blok M-Bandara Soetta Disesuaikan, Pramono: Naik Transportasi Lain di Atas Rp100 Ribu
Liburan ke China Makin...
Liburan ke China Makin Praktis, Kini Bisa Tinggal Scan Pakai QRIS Cross-Border BRImo!
Ribuan Masyarakat Antusias...
Ribuan Masyarakat Antusias Ikuti Breakfast Jakarta Bersih di Kemendikdasmen
Mulai Roadshow Konsolidasi...
Mulai Roadshow Konsolidasi dari Klungkung, Perindo Bali Bidik Lolos Verifikasi 100%
Suhud Alynudin Dilantik...
Suhud Alynudin Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Jakarta
Infografis
Pasar di Jakarta Hasilkan...
Pasar di Jakarta Hasilkan 500 Ton Sampah Per Hari
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved