Pengamat Sebut Kasus Teddy Minahasa Kaburkan Pengungkapan Bandar Besar Narkoba
Selasa, 28 Maret 2023 - 23:50 WIB
loading...
A
A
A
“Bermain obat terlarang narkoba ini satu rangkaian besar. Gerbongnya banyak, gerbonya besar,“ ungkapnya.
Alfons juga tidak yakin adanya pengungkapan kasus narkoba adalah murni dari keja kepolisian. Menurutnya, ada informan yang bekerja sebagai umpan untuk membantu polisi menangkap pelaku narkoba.
“Cepu-cepu ini juga dipakai sebagai umpan. Kadang-kadang ini kaya ayam aja, istilahnya orang, ayam itu pada saat tertentu dipakai ayam tarung saat tertentu dipotong jadi ayam opor,” ucap Alfons.
“Karena mustahil pengungkapan yang begini banyak ini karena penyidiknya datang ke sana ke sini, ngintai di sana sini nggak ada, itu omong kosong,” imbuhnya.
Alfons menambahkan para informan tidak bekerja hanya pada satu orang. Mereka bisa menjadi agen ganda tergantung pesanan seseorang tersebut.
“Cepu-cepu ini bukan punya satu majikan, tidak jarang mereka agen ganda, majikan mana, mana yang mau mereka korbankan dan sebagainya,” pungkasnya.
Alfons juga tidak yakin adanya pengungkapan kasus narkoba adalah murni dari keja kepolisian. Menurutnya, ada informan yang bekerja sebagai umpan untuk membantu polisi menangkap pelaku narkoba.
“Cepu-cepu ini juga dipakai sebagai umpan. Kadang-kadang ini kaya ayam aja, istilahnya orang, ayam itu pada saat tertentu dipakai ayam tarung saat tertentu dipotong jadi ayam opor,” ucap Alfons.
“Karena mustahil pengungkapan yang begini banyak ini karena penyidiknya datang ke sana ke sini, ngintai di sana sini nggak ada, itu omong kosong,” imbuhnya.
Alfons menambahkan para informan tidak bekerja hanya pada satu orang. Mereka bisa menjadi agen ganda tergantung pesanan seseorang tersebut.
“Cepu-cepu ini bukan punya satu majikan, tidak jarang mereka agen ganda, majikan mana, mana yang mau mereka korbankan dan sebagainya,” pungkasnya.
Lihat Juga :