Hampir 1 Tahun Ditutup, Ribuan Pekerja Pelabuhan KCN Marunda Jadi Pengangguran

Selasa, 28 Maret 2023 - 16:59 WIB
loading...
Hampir 1 Tahun Ditutup,...
Penutupan Pelabuhan KCN, Marunda, Jakarta Utara, sejak 2022 lalu berimbas terhadap ribuan pekerja. Foto/MPI/Yohannes Tobing
A A A
JAKARTA - Penutupan Pelabuhan KCN, Marunda, Jakarta Utara , sejak 2022 lalu berimbas terhadap ribuan pekerja. Banyak pekerja yang kini tak bisa menafkahi keluarganya sejak Pelabuhan Marunda tersebut ditutup.

Pelabuhan KCN tak lagi beroperasi seiring dicabutnya izin PT Karya Citra Nusantara (KCN) selaku pengelola pelabuhan pada Juni 2022 silam. Bay Fauzi (46), mantan mandor tenaga kerja bongkar muat (TKBM) di Pelabuhan Marunda ini mengungkapkan, saat ini belum memiliki pekerjaan tetap untuk bisa mencukupi kebutuhan hidup keluarga.

Sebelum pelabuhan ditutup, lanjut dia, setiap bulan bisa menghasilkan pendapatan Rp6 juta. Namun, kini untuk mendapatkan uang Rp1 juta, Fauzi harus bersusah payah.

"Saya masih suka diminta teman di Pelabuhan Tanjung Priok buat bantu-bantu kalau di sana keteteran, tapi kan enggak setiap saat juga," ujar Fauzi kepada awak media, Selasa (28/3/2023).

Baca: Pj Gubernur DKI Didesak Buka Kembali Pelabuhan KCN Marunda

Ketua Pengguna Jasa Pelabuhan Marunda Fudyanpo Kamin menuturkan, ada sebanyak 2.000 pekerja yang kehilangan mata pencaharian semenjak ditutupnya operasional Pelabuhan KCN Marunda. Ribuan karyawan tersebut berasal dari berbagai sektor di pelabuhan.

"Akibat penutupan operasi banyak pekerja yang menjadi pengangguran. Bahkan tidak sedikit pula yang sampai harus pulang kampung karena sudah tak ada kepastian hidup di Ibu Kota," katanya.

Para mantan pekerja Pelabuhan KCN Marunda pun meminta pemerintah mencarikan solusi atas masalah yang kini mereka hadapi. Mereka meminta pemerintah dapat membuka kembali operasional Pelabuhan KCN Marunda.

Di sisi lain, pencemaran udara jadi alasan penutupan juga dinilai masih belum dapat dibuktikan. Setelah KCN ditutup, warga Kelurahan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara masih tetap merasakan pencemaran debu batubara di sekitar permukiman.
(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ranch Market KMALL Hadirkan...
Ranch Market KMALL Hadirkan Supermarket Gaya Hidup Modern di Utara Jakarta
KPK Geledah Kantor Pajak...
KPK Geledah Kantor Pajak Jakut usai Penetapan 5 Tersangka
Tangkap 8 Orang dalam...
Tangkap 8 Orang dalam OTT di Jakut, KPK: 4 Pegawai Ditjen Pajak dan 4 Swasta
Rekomendasi
Program MBG Harus Dilanjutkan,...
Program MBG Harus Dilanjutkan, Pengamat: Prabowo Ingin Wujudkan Indonesia Emas 2045
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Bareskrim Limpahkan...
Bareskrim Limpahkan Laporan Terhadap Grace Natalie, Ade Armando dan Abu Janda ke Polda Metro Jaya
Berita Terkini
Jaga Masa Depan, Pureco...
Jaga Masa Depan, Pureco dan LindungiHutan Tanam 300 Mangrove di Wonorejo
Momen Riuh di Gorontalo,...
Momen Riuh di Gorontalo, Massa Kompak Teriakkan Nama Seskab Teddy di Depan Presiden Prabowo
Mantan Kapolres Bima...
Mantan Kapolres Bima Terima Dana dari Bandar Narkoba, Pengacara: Tuduhan Mengada-ada
DPC Rampung di 9 Kecamatan,...
DPC Rampung di 9 Kecamatan, Partai Perindo Tubaba Tancap Gas Bentuk DPRt
Digugat Roy Suryo soal...
Digugat Roy Suryo soal Penggeledahan, Polda Metro Jaya Siap Hadir
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Infografis
Hukuman Syahrul Yasin...
Hukuman Syahrul Yasin Limpo Diperberat Jadi 12 Tahun Penjara
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved