Menparekraf: Usulan Pencabutan VoA Turis Rusia dan Ukraina Perlu Kajian
Jum'at, 17 Maret 2023 - 05:09 WIB
loading...
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno didampingi Sekretaris Daerah Kota Semarang Iswar Aminuddin saat kegiatan Kelana Kota Lama Semarang, Kamis (16/3/2023). Foto: Istimewa
A
A
A
SEMARANG - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno merespons usulan Gubernur Bali , I Wayan Koster terkait pencabutan Visa on Arrival (VOA) bagi turis Rusia dan Ukraina. Dia menyebut masih dalam kajian.
Salah satu sebabnya, kata Sandi, mereka yang melanggar hukum jumlahnya sangat sedikit jika dibandingkan total turis Rusia dan Ukraina yang berlibur di Bali. Sejak tahun 2022 hingga Januari 2023, sudah ada sekira 90.000 turis Rusia dan Ukraina yang masuk di Bali.
Baca juga: Gubernur Bali Minta VoA Rusia dan Ukraina Dicabut
“Nah, dari angka tersebut sangat sedikit yang melanggar hukum. Di sini masih di angka level angka koma berapa persen. Apakah dari situ rusak susu sebelanga? Ini lah yang kita kaji dan dampaknya bagi kebijakan secara konsistensi seperti apa,” kata Sandiaga saat kegiatan Kelana Nusantara di Kota Lama Semarang, Kamis (16/3/2023).
Salah satu sebabnya, kata Sandi, mereka yang melanggar hukum jumlahnya sangat sedikit jika dibandingkan total turis Rusia dan Ukraina yang berlibur di Bali. Sejak tahun 2022 hingga Januari 2023, sudah ada sekira 90.000 turis Rusia dan Ukraina yang masuk di Bali.
Baca juga: Gubernur Bali Minta VoA Rusia dan Ukraina Dicabut
“Nah, dari angka tersebut sangat sedikit yang melanggar hukum. Di sini masih di angka level angka koma berapa persen. Apakah dari situ rusak susu sebelanga? Ini lah yang kita kaji dan dampaknya bagi kebijakan secara konsistensi seperti apa,” kata Sandiaga saat kegiatan Kelana Nusantara di Kota Lama Semarang, Kamis (16/3/2023).
Lihat Juga :