Pemudik Tahun Ini Diprediksi Meningkat, Kuota Mudik Gratis BUMN 2023 Diperbanyak

Rabu, 15 Maret 2023 - 15:48 WIB
loading...
Pemudik Tahun Ini Diprediksi...
PT Jasa Raharja menambah kuota mudik gratis menyusul prediksi lonjakan pemudik pada Lebaran 2023. Foto SINDOnews
A A A
BANDUNG - PT Jasa Raharja memprediksi jumlah pemudik pada momen Lebaran 2023 ini lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya. Direktur Utama PT Jasa Raharja, Rivan Achmad Purwantono mengatakan, ada 123 juta pemudik yang akan pulang kampung di Lebaran 2023 ini.



"Jadi kalau melihat prediksi dari Kementerian Perhubungan, pemudik ini naik sampai 123 juta, dari sebelumnya 85 juta," ucap Rivan saat press conference Mudik Di Nanti, Mudik di Hati Bersama BUMN Tahun 2023 di Trans Luxury Hotel, Kota Bandung, Rabu (15/3/2023). Baca juga: 123 Juta Orang Diramal Bakal Mudik di 2023, Berikut Faktor-faktor yang Mempengaruhi

Dengan kondisi tersebut, lanjutnya, Kementerian BUMN menyiapkan 65.000 lebih kuota mudik gratis untuk Lebaran 2023. "Artinya, prediksi inilah kemudian Kementerian BUMN menyiapkan dari sebelumnya 40.000 pemudik menjadi lebih dari 65.000," ungkapnya.

Rivan mengatakan, pendaftaran mudik gratis untuk Lebaran 2023 sudah dimulai pada hari ini, Rabu (15/3/2023). "Tanggal 15 ini ada kita lakukan pembukaan pendaftaran, sehingga masyarakat bisa melakukan pendaftaran mulai dari sekarang," imbuhnya.

Rivan menyebut, nantinya, masyarakat bisa memilih moda transportasi yang akan digunakan. Selain itu, masyarakat juga bisa mendaftarkan maskimal 4 orang untuk mudik gratis Lebaran 2023 ini.

"Bisa memilih nanti berangkat moda transportasinya juga apa, sehingga lebih siap lebih awal dan memilih lokasi moda dengan sangat baik dan setiap satu keluarga bisa melakukan pendaftaran untuk 4 orang," katanya.

Menurutnya, dengan adanya program mudik gratis ini dapat mengalihkan pemudik pengguna kendaraan roda dua ke moda angkutan yang lebih aman dan nyaman. Baca juga: Kemenhub Siapkan Dana Rp10 Miliar untuk Program Mudik Motor Gratis 2023

"Memang kalau ada yang ingin memaksakan kehendak, tentu yang paling penting adalah kemampuan kita mengendarai sepeda motor dengan lebih dari 6 jam sampai 8 jam. Tentu gak baik, apalagi sama keluarga," katanya.

"Kita naik mobil aja berasa sekali. Apalagi kemudian mereka masih harus bersilaturahmi, apa gak menggunakan bus bisa istirahat, kereta api, kereta api kita siapkan cukup signifikan banyak. Sehingga mereka bisa dengan segar dan sehat, melakukan lebaran bersama keluarga," sambung dia.

Rivan mengatakan, pemberangkatan mudik gratis untuk Lebaran 2023 ini akan dilakukan dari H-7 sampai H-3. "Mudah-mudahan ini akan sangat bagus dan efektif. Tentu masih menggunakan prediksi lebaran adalah diperkirakan tanggal 21 April," ungkapnya.

Menurutnya, H-3 adalah waktu yang paling bijak dan pas yang bisa digunakan masyarakat untuk mudik. "Jadi kami harapkan semua masyarakat menggunakan mudik gratis yang disiapkan oleh Kementerian BUMN, mudik di hati, dengan bersama Kementerian BUMN," katanya.

Untuk lokasi keberangkatan, kata Rivan, pihaknya telah menyiapkan beberapa titik strategis untuk para pemudik.

"Tentu di Jakarta kita siapkan, ada yang di GBK tetap, karena itu sentral dan sangat memudahkan untuk masyarakat ketemu. Kemudian misalkan diperlukan di utara, timur, barat, tentu semua kita alokasikan, yang dimudahkan untuk bus juga masuk, tetapi tidak kesulitan masyarakat untuk mencapai lokasi tersebut," terang Rivan.

Sejauh ini, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan beberapa stakeholder untuk persiapan mudik gratis 2023 ini. Mulai dari dari Kementerian Perhubungan, Kepolisian, bahkan dengan semua moda transportasi.

"Contoh kemarin kita ke Merak dengan ASDP, dan bahkan kemarin kami ikut terlibat dan dimintai pendapat pada saat, contoh Merak ini kemudian diatur terminalnya gak cuman Merak, kemudian ada Ciwandan," sebut dia.

"Pada waktu itu ditentukan Ciwandan, padahal itu melakui jalan bypas yang cukup besar, dan kemudian masih ada truk-truk yang diizinkan lewat, truk khusus sembako," lanjutnya.

Melihatkan kondisi tersebut, pihaknya pun memberikan rekomendasi agar pada saat Lebaran nanti jalur truk harus dibebaskan dari jalur masyarakat. Ini tentu adalah rekomendasi-rekomendsi yang dilakukan Jasa Raharja melihat, karena Jasa Raharja memiliki data-data record kecelakaan yang dimiliki.

"Ini juga meliputi semua, baik pengaturan lalu lintas di Cipali, dan di daerah lain seluruh Indonesia," tuturnya.

Tak hanya itu, rekomendasi lainnya adalah bagaimana moda transportasi bus bisa dibuat one way. Nantinya, bus ini bisa kembali ke Jakarta untuk menjemput penumpang lagi.

"Tetapi yang utama adalah kami berbicara tentang keselamatan, karena di situlah peran kami yang diharapkan semua kegiatan mudik ini, kecelakaan lalu lintas menurun, dan masyarakat bisa tetap melakukan mudik lebaran dengan sehat dan selamat sampai kembali lagi ke Jakarta," tandas Rivan.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pungli Mobil Derek di...
Pungli Mobil Derek di Tol Semarang-Solo, Jasa Marga Telusuri Oknum Pelaku
2,77 Juta Kendaraan...
2,77 Juta Kendaraan Pemudik Telah Kembali ke Jabotabek hingga H+7 Lebaran
H+8 Lebaran, One Way...
H+8 Lebaran, One Way Diberlakukan dari Brebes Timur hingga Cikampek
Ribuan Sepeda Motor...
Ribuan Sepeda Motor Padati Jalur Arteri Karawang pada Arus Balik Lebaran Minggu Sore
Arus Balik Lebaran di...
Arus Balik Lebaran di Terminal Kampung Rambutan, 4.330 Pemudik Kembali ke Jakarta
Tol Cipali Lancar pada...
Tol Cipali Lancar pada H+8 Lebaran, Rest Area Mulai Lengang
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Lebaran Betawi 2026...
Lebaran Betawi 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelestarian Budaya
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Rekomendasi
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Ketum PGRI Prihatin...
Ketum PGRI Prihatin Guru Terpecah dalam Kubu ASN, PPPK dan Honorer
Mantan Petinggi OJK...
Mantan Petinggi OJK Ditahan Bareskrim terkait Kasus Dana Syariah Indonesia
Berita Terkini
Pramono Dampingi Megawati...
Pramono Dampingi Megawati Hadiri Bung Karno Festival di Taman Proklamasi
Kukuhkan Kepengurusan...
Kukuhkan Kepengurusan Nasional, GPIM Komitmen Sukseskan Program Prabowo
DPRD Kota Bandung Resmi...
DPRD Kota Bandung Resmi Sahkan Perda Pengendalian Perilaku Seksual Berisiko
HUT ke-499 Jakarta,...
HUT ke-499 Jakarta, Pramono Bakal Resmikan Ruang Publik di Rasuna Said dan Stasiun KRL JIS
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi...
Ombudsman Mengaku Dihalang-halangi saat Sidak Lapas Kelas IIA Cibinong
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Infografis
Realisasi Investasi...
Realisasi Investasi Asing di IKN Ditarget Tahun Ini
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved