Bima Arya: Check Point Lalu Lintas PSBB Bogor Tak Ada Artinya

Selasa, 28 April 2020 - 19:23 WIB
loading...
Bima Arya: Check Point...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto/Haryudi/SINDOnews
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto di hari pertama kerja, banyak menyoroti berbagai hal terkait percepatan penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) di wilayahnya. Di antaranya terkait keberadaan Check Point Lalu Lintas Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Yang jelas hari ini, kita ingin pastikan tidak ada pelanggaran PSBB, mengecek lalu lintas di lapangan enggak ada artinya menurut saya, check point itu enggak ada artinya, tujuannya dibiarkan. Ini tujuannya ditertibkan. Pasar, sembako, apotekituboleh, di luar daripada itu enggak boleh," tegasnya kepada wartawan di Bogor, Selasa (28/4/2020).

Tak hanya itu, dalam beberapa hari kedepan pihaknya akan terus melakukan pemantauan terkait efektifitas penerapan PSBB yang tujuannya untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

"Kami minta (seluruh toko atau kios di Plaza Dewi Sartika ditutup) oleh Satpol PP. Izinnya akan kami cabut kalau terusmembandel," katanya. (Baca juga: Memasuki Pekan Ketiga PSBB, Jalanan di Jakarta Kembali Ramai )

Sementara itu, Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Pakuan Jaya Muzakir berjanji segera menindaklanjuti instruksi Wali Kota itu.

"Kita usahakan besok bisa tutup, kalau masih melanggar kita akan sosialisasi terus. Pokoknya besok harus tutup, besok kita usahakan semua tutup, yang sembako tidak. Kalau masih bandel, akan ada aturan yang kita tegakkan apakah toko dicabut izinnya, atau dipaksa tutup," katanya.

Pihaknya mengaku, selama PSBB di lingkungan pasar masih banyak tempat usaha yang tidak dikecualikan beroperasi. (Baca juga: PSBB Kota Depok Akan Diperpanjang hingga 26 Mei 2020 )

"Seperti ini (Plaza Dewi Sartika) masuk pihak ketiga, kalau kami di seberangnya Pasar Kebon Kembang. Memang rata-rata yang melanggar itu berjualan fesyen,sedikit simpang siur, yang berhubungan dengan pasar masih boleh buka, tapi pasarkan jualan sembako," pungkasnya.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PPKM dan PSBB Akan Dicabut,...
PPKM dan PSBB Akan Dicabut, Jokowi Segera Siapkan Keppres
Berbeda dengan PSBB,...
Berbeda dengan PSBB, PPKM Darurat Tak Begitu Berimbas pada Kualitas Udara
Satpol PP Disiplinkan...
Satpol PP Disiplinkan Masyarakat, Anies: Sapa Mereka dengan Hati, Tegur dengan Hati
Rekomendasi
DPR Tunggu Hasil Pembahasan...
DPR Tunggu Hasil Pembahasan Tim Perumus Buruh dan Apindo untuk RUU Ciptaker
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Tak Suka Film Horor,...
Tak Suka Film Horor, Rano Karno Nonton 'Ghost in the Cell' karena Dibujuk Istri
Berita Terkini
Parapuar 2026 Hadirkan...
Parapuar 2026 Hadirkan Senja, Budaya dan Musik di Labuan Bajo
Tragis! Wanita Tewas...
Tragis! Wanita Tewas usai Jatuh dari Lantai 27 Apartemen di Cempaka Putih
KORPRI Lebak Tantang...
KORPRI Lebak Tantang 1.700 Pelari di Ajang RUNK5BITUNG 2026
Momen Siswa SRMP 17...
Momen Siswa SRMP 17 Tabanan Curhat ke Prabowo
Tembus 16,46 Juta Pengguna,...
Tembus 16,46 Juta Pengguna, LinkUMKM BRI Sukses Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
Ciangir Disiapkan Jadi...
Ciangir Disiapkan Jadi Penampungan Kompos, Pramono Yakin 9.000 Ton Sampah Jakarta Bisa Tertangani
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved