Hasil Invalid Swab di Surabaya Mencapai 280 Orang

Jum'at, 17 Juli 2020 - 18:09 WIB
loading...
Hasil Invalid Swab di...
Ilustrasi swab test. Foto/Dok
A A A
SURABAYA - Tes swab di Kota Surabaya terus dilakukan secara masif. Tercatat, sampai hari ini sudah ada 38.512 orang melakukan tes swab. Dari jumlah itu, sebanyak 8.386 orang hasilnya positif COVID-19.

Koordinator Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Surabaya, Febria Rachmanita menuturkan, pemeriksaan swab test di Surabaya yang mencapai 38.512 orang itu, sudah keluar hasilnya sebanyak 33.612 orang. Dari jumlah 33.612 orang tersebut, sebanyak 24.946 orang warga hasilnya negatif atau sebesar 74,22%.

Selanjutnya, 8.386 orang hasilnya positif atau sebesar 24,95%. "Kemudian 280 hasil invalid atau sekitar 0,83%,” kata Feny, panggilan akrabnya, Jumat (17/7/2020). (Baca juga: Mobil Bergoyang di Alun-alun Tuban Digerebek, Ada Kondom Bekas Pakai )

Dia mengatakan, angka kesembuhan selama sehari juga terus bertambah. Tercatat selama sehari kemarin angka kesembuhan mencapai 134 pasien. Jumlah itu terdiri dari dua orang tamu Hotel Asrama Haji Sukolilo, 27 orang rawat inap rumah sakit dan 105 pasien dari rawat jalan isolasi mandiri. (Baca juga: Menko PMK: Pasien Covid-19 Surabaya Akan Dipindah ke RSKI Pulau Galang, Riau )

“Paling banyak kesembuhannya kali ini dari rawat jalan isolasi mandiri. Saat ini yang rawat jalan berjumlah 1.457 pasien. Mereka setiap hari terus kami pantau,” kata dia.

Dia mengatakan, hingga saat ini total kumulatif pasien sembuh COVID-19 mencapai 3.974 orang. Menurut dia, kesembuhan ribuan pasien tersebut hasil dari upaya preventif Pemkot Surabaya. Salah satunya adalah rapid test dan swab yang dilakukan secara masif dan massal di berbagai titik setiap hari.

“Hingga kemarin saja, sedikitnya kami sudah melakukan rapid test sebanyak 106.717 orang,” jelas dia.

Dari angka 106.717 tersebut, Kepala Dinkes Surabaya ini merinci, sebanyak 10.721 di antaranya adalah warga yang hasil rapidnya reaktif. Kemudian, sebanyak 95.920 adalah warga dengan status non reaktif.

Feny menyebut, ratusan rapid test itu merupakan hasil gabungan dari Dinkes Kota Surabaya, dan bantuan dari Badan Intelijen Negara (BIN). “Serta rumah sakit dan lab rujukan pemeriksaan COVID-19 se-Surabaya,” kata dia.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Rekomendasi
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Sikapi Gejolak Ekonomi,...
Sikapi Gejolak Ekonomi, Partai Perindo Sodorkan Risalah Kebijakan untuk BI dan Pemerintah
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
Jakarta Fair 2026, Dishub...
Jakarta Fair 2026, Dishub DKI Jakarta Siapkan 6 Kantong Parkir
Dorong Pengembangan...
Dorong Pengembangan Sport Tourism, PPK Kemayoran Gelar Turnamen Padel
Bangun MIN 5 Pidie Jaya...
Bangun MIN 5 Pidie Jaya yang Hanyut Akibat Banjir, Kemenag Alokasikan Rp12 Miliar
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved