Antisipasi Banjir, Para Pemuda Membuat Gerakan 100 Biopori di Cirebon
Senin, 13 Maret 2023 - 04:45 WIB
loading...
Relawan OMG Jabar membuat Gerakan 100 Biopori untuk mitigasi banjir di Pejagalan Lama di Desa Battembat, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon, Minggu (12/3/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
CIREBON - Relawan Orang Muda Ganjar (OMG) Jabar membuat Gerakan 100 Biopori untuk Mitigasi Banjir. Gerakan tersebut menggandeng pemuda Pejagalan Lama di Desa Battembat, Kecamatan Tengah Tani, Kabupaten Cirebon.
Korwil OMG Jabar Gilang Gemahesa menjelaskan pihaknya telah mendengar aspirasi dan keluhan warga di wilayah tersebut. Kondisi Jalan Pejagalan Lama dan beberapa blok lain banjir saat hujan deras.
"Kegiatan ini diselenggarakan atas dasar diskusi dan aspirasi warga Pejagalan Lama terkait kondisi jalan yang sering banjir. Maka dari itu, OMG hadir dan bekerja sama membuat 100 biopori untuk memitigasi banjir," katanya, Minggu (12/3/2023).
Gilang menambahkan wilayah ini kerap terendam banjir hingga setinggi 1 meter. Karena itu, pihaknya perlu membuat gerakan tersebut. "Kondisi di sini kerap banjir semata kaki hingga 1 meter. Kami berdiskusi dan menemukan solusi untuk membuat gerakan ini," ujarnya.
Para relawan OMG dan masyarakat di desa tersebut bahu-membahu membuat 100 biopori di tiga titik. "Kami membuat biopori di tiga titik di desa ini. Total ada 100 biopori," ujarnya.
Korwil OMG Jabar Gilang Gemahesa menjelaskan pihaknya telah mendengar aspirasi dan keluhan warga di wilayah tersebut. Kondisi Jalan Pejagalan Lama dan beberapa blok lain banjir saat hujan deras.
"Kegiatan ini diselenggarakan atas dasar diskusi dan aspirasi warga Pejagalan Lama terkait kondisi jalan yang sering banjir. Maka dari itu, OMG hadir dan bekerja sama membuat 100 biopori untuk memitigasi banjir," katanya, Minggu (12/3/2023).
Gilang menambahkan wilayah ini kerap terendam banjir hingga setinggi 1 meter. Karena itu, pihaknya perlu membuat gerakan tersebut. "Kondisi di sini kerap banjir semata kaki hingga 1 meter. Kami berdiskusi dan menemukan solusi untuk membuat gerakan ini," ujarnya.
Para relawan OMG dan masyarakat di desa tersebut bahu-membahu membuat 100 biopori di tiga titik. "Kami membuat biopori di tiga titik di desa ini. Total ada 100 biopori," ujarnya.
Lihat Juga :