Gali Penyebab Kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Polisi Periksa 24 Saksi
Jum'at, 10 Maret 2023 - 10:59 WIB
loading...
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Brigjen Pol Ahmad Ramadhan. Foto: Dok/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan mengatakan, Bareskrim Polri dan Polda Metro Jaya tengah menggali dan menelusuri bukti terkait insiden kebakaran Depo Pertamina Plumpang . Kebakaran yang terjadi pada Jumat 3 Meret 2023 itu juga hingga merambat ke permukiman warga Kampung Tanah Merah, Koja, Jakarta Utara.
"Tim dari Bareskrim Polri maupun Polda Metro Jaya, Bareskrim ada Puslabfor dan Inafis terus menggali terus menelusuri untuk memenuhi bukti-bukti ya, sedang pengumpulan bukti-bukti bila ada update akan kami sampaikan," kata Ramadhan saat ditemui wartawan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jumat (10/3/2023). Baca juga: RS Polri Terima 14 Laporan Korban Hilang Akibat Kebakaran Pertamina Plumpang
Ramadhan menyebut, sebanyak 24 saksi telah dimintai keterangan. Ia menegaskan, saat ini Polri masih menyelidiki penyebab kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
"Kebakaran Depo Pertamina Plumpang belum ada update-nya sampai hari ini masih 24 orang yang diambil keterangannya, sampai saat ini masih dalam tahap penyelidikan 24 orang masih dimintai keterangan," tuturnya.
"Tim dari Bareskrim Polri maupun Polda Metro Jaya, Bareskrim ada Puslabfor dan Inafis terus menggali terus menelusuri untuk memenuhi bukti-bukti ya, sedang pengumpulan bukti-bukti bila ada update akan kami sampaikan," kata Ramadhan saat ditemui wartawan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jumat (10/3/2023). Baca juga: RS Polri Terima 14 Laporan Korban Hilang Akibat Kebakaran Pertamina Plumpang
Ramadhan menyebut, sebanyak 24 saksi telah dimintai keterangan. Ia menegaskan, saat ini Polri masih menyelidiki penyebab kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
"Kebakaran Depo Pertamina Plumpang belum ada update-nya sampai hari ini masih 24 orang yang diambil keterangannya, sampai saat ini masih dalam tahap penyelidikan 24 orang masih dimintai keterangan," tuturnya.
Lihat Juga :