Warga Desa Tumapel Gresik Diajari Mendidik Anak sesuai Islam
Senin, 06 Maret 2023 - 15:59 WIB
loading...
Kiai Muda Jatim menggelar edukasi parenting ini karena hubungan antara orang tua dan anak belakangan memudar di TPQ An Nahdliyah, Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Minggu (5/3/2023). Foto/Dok. SINDOnews
A
A
A
GRESIK - Relawan Kiai Muda Jatim berkomitmen ikut membangun keluarga harmonis di tengah masyarakat. Untuk itu mereka menggelar edukasi parenting mengenai cara mendidik anak sesuai tuntunan Rasulullah SAW.
Korwil Kiai Muda Jatim Ali Baidlowi mengatakan pihaknya menggelar kegiatan edukasi parenting ini karena hubungan antara orang tua dan anak belakangan memudar. Menurut dia, era digital dan globalisasi membuat tak sedikit anak kecanduan gadget.
"Kami mengadakan kegiatan parenting ala Rasulullah karena di era digital dan globalisasi hubungan orang tua dan anak memudar. Karena itu, Kiyai Muda Jawa Timur perlu menggerakkan suatu kegiatan untuk makin mempererat kekeluargaan antara orang tua dan anak," katanya di TPQ An Nahdliyah, Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Minggu (5/3/2023).
Gus Ali menjelaskan keluarga sakinah mawadah warahmah dapat terwujud jika hubungan antara anak dan orang tua terjalin dengan baik sejak dini. "Ketika suasana kekeluargaan itu terjalin, Insyaallah keluarga yang sakinah mawadah, warahmah dapat terwujud. Dan, bisa membangun negara Indonesia yang lebih indah dan damai," ujarnya di sela-sela kegiatan tersebut.
Pria yang pernah bersekolah di Ponpes Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah ini menjelaskan, untuk memperkokoh hubungan antara orang tua dan anak, pihaknya mengadakan lomba mewarnai bagi ibu dan anak. Tujuannya menjalin kekompakan di antara keduanya makin meningkat.
Korwil Kiai Muda Jatim Ali Baidlowi mengatakan pihaknya menggelar kegiatan edukasi parenting ini karena hubungan antara orang tua dan anak belakangan memudar. Menurut dia, era digital dan globalisasi membuat tak sedikit anak kecanduan gadget.
"Kami mengadakan kegiatan parenting ala Rasulullah karena di era digital dan globalisasi hubungan orang tua dan anak memudar. Karena itu, Kiyai Muda Jawa Timur perlu menggerakkan suatu kegiatan untuk makin mempererat kekeluargaan antara orang tua dan anak," katanya di TPQ An Nahdliyah, Desa Tumapel, Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Minggu (5/3/2023).
Gus Ali menjelaskan keluarga sakinah mawadah warahmah dapat terwujud jika hubungan antara anak dan orang tua terjalin dengan baik sejak dini. "Ketika suasana kekeluargaan itu terjalin, Insyaallah keluarga yang sakinah mawadah, warahmah dapat terwujud. Dan, bisa membangun negara Indonesia yang lebih indah dan damai," ujarnya di sela-sela kegiatan tersebut.
Pria yang pernah bersekolah di Ponpes Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah ini menjelaskan, untuk memperkokoh hubungan antara orang tua dan anak, pihaknya mengadakan lomba mewarnai bagi ibu dan anak. Tujuannya menjalin kekompakan di antara keduanya makin meningkat.
Lihat Juga :