Malam Mencekam Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang: Hujan Api, Dentuman, Bau Gas

Minggu, 05 Maret 2023 - 22:22 WIB
loading...
Malam Mencekam Korban...
Warga korban kebakaran Depo Pertamina Plumpang, Koja, Jakarta Utara mengais puing atau sisa barang terbakar. Foto: MPI/Iqbal Dwi Purnama
A A A
JAKARTA - Malam itu menjadi malam mencekam bagi warga sekitar Depo Pertamina Plumpang , Koja, Jakarta Utara. Depo Pertamina Plumpang terbakar hebat, Jumat (3/3/2023). Kengerian dirasakan warga mulai hujan api, dentuman keras, hingga bau gas atau bensin menyeruak.

Kebakaran Depo Pertamina Plumpang di awal Maret 2023 ini terparah sepanjang sejarah sejak warga menetap dekat Depo Pertamina. Sebelumnya, kebakaran pernah terjadi pada tahun 2009, namun tidak separah kali ini.

Andi (29), warga korban kebakaran Pertamina Plumpang melihat malam itu bak hujan api yang meluluhlantakkan puluhan rumah warga sekitar depo. Andi merupakan pekerja jasa las besi yang berjarak 800 meter dari rumah ke Depo Pertamina.
Baca juga: 226 Warga Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang Masih Mengungsi

Saat malam kejadian, dia mendengar dentuman keras di tempat kerjanya. Tak lama berselang Depo Pertamina Plumpang yang di belakang rumahnya mengalami kebocoran.

Andi bergegas pulang ke rumah. Baru saja sampai ujung jalan, dia melihat kobaran api membumbung tinggi.

"Ada bau seperti gas dan bensin. Berselang beberapa lama ada percikan api dan meledak menyambar ke rumah warga. Jadi, minyak sudah buyar ke mana-mana, itu sudah kayak hujan api makanya cepat menyambar rumah warga," tutur Andi di Plumpang, Jakarta Utara, Minggu (5/3/2023).

Warga lain bernama Sahlan (69) juga menceritakan persis yang dialami Andi. Sebelum api menyambar, yang terlihat hanyalah kepulan asap putih yang mengudara diiringi bau semacam gas atau bensin.

Sahlan tinggal persis di belakang tembok Depo Pertamina Plumpang. Dia tahu persis bagaimana bunyi seperti tabung gas mengeluarkan gas. Namun, bunyi itu diabaikan, namun malamnya aroma gas atau bensin kian santer dihirup Sahlan dan keluarganya.

Sampai akhirnya terjadilah kebakaran dahsyat itu. Sahlan dan keluarga berlari meninggalkan hunian. Dia tidak lagi memikirkan harta benda karena yang paling penting adalah nyawa dan keluarga.

Sementara, Hamzah (40), warga Tanah Merah, Plumpang, Koja, rumahnya selamat dari jilatan api. Namun, dentuman dan bau menyengat amat terasa.

Saat kebakaran, Hamzah beserta keluarganya langsung bergegas meninggalkan rumah. Dia menyuruh keluarganya pergi ke tempat yang lebih aman.

Dia kemudian membantu warga lain untuk mengevakuasi korban yang sudah terengah-engah berlari lemas menyelamatkan diri. “Saya sampai pakai masker berlapis tisu. Tapi, aroma menyengat tembus ke rongga hidung,” ucapnya.

"Saya ke luar rumah orang-orang banyak yang pingsan, muntah-muntah. Makanya banyak yang meninggal karena lemas tidak sempat menyelamatkan diri," sambungnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rumah Anisa Rahma 80...
Rumah Anisa Rahma 80 Persen Terbakar, Ruang Berisi 3.500 Al-Quran Tetap Utuh
IHSG Kebakaran, Rontok...
IHSG 'Kebakaran', Rontok 3,58% ke 5.734 Siang Ini
Kemendikdasmen Serahkan...
Kemendikdasmen Serahkan Bantuan bagi Korban Kebakaran Pasar Jiung Kemayoran
Rekomendasi
Sony Sonjaya Diperiksa...
Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung 9 Jam, Daftar Nama terkait Jual Beli Titik SPPG Bertambah Jadi 41 Orang
Yusril Dialog dengan...
Yusril Dialog dengan BEM SI, Janji Sampaikan 5 Tuntutan ke Presiden
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
Berita Terkini
Pengadilan Eksekusi...
Pengadilan Eksekusi Kawasan Hotel Sultan, Aset Dipindahkan ke Gudang di Cikarang
Polda Metro Gandeng...
Polda Metro Gandeng Kemenhaj Cari Solusi bagi Korban Dugaan Penipuan Hanania Travel
KPU Jakarta Timur Dorong...
KPU Jakarta Timur Dorong Parpol Memperbarui Data
Gelombang Demonstrasi...
Gelombang Demonstrasi Berlanjut di Medan Merdeka Selatan, Mahasiswa Sampaikan Kritik Kebijakan Pemerintah
Konsep 8B Jadi Usulan...
Konsep 8B Jadi Usulan Fahira Idris untuk Wujudkan Jakarta yang Inklusif dan Berkeadilan
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Infografis
Peristiwa Kebakaran...
Peristiwa Kebakaran di Jakarta yang Menelan Korban Jiwa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved