Penaklukan Pulau Dewata, Momen Kerajaan Singasari Jadikan Raja Bali Tawanan
Jum'at, 03 Maret 2023 - 07:53 WIB
loading...
Salah satu peninggalan Kerajaan Singasari. Penaklukan Pulau Dewata adalah momen Kerajaan Singasari menjadikan Raja Bali tawanan. Foto: Istimewa
A
A
A
RAJA Kertanegara berhasil membawa Kerajaan Singasari berada di puncak kejayaan, namun di masa itu juga Singasari sekaligus mengalami kemunduran pasca mendapat serangan dari Jayakatwang.
Dalam buku "Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan" dari Muhammad Syamsuddin dikisahkan, Raja Kertanegara yang bertahta di Kerajaan Singasari dikisahkan memiliki darah Ken Arok dan Tunggul Ametung.
Ayah Kertanegara adalah Wisnuwardhana, yang merupakan keturunan dari Tunggul Ametung, sedangkan sang ibu bernama Waning Hyun adalah putri dari Mahisa Wunga Teleng, putra sulung Ken Arok hasil pernikahannya dengan Ken Dedes. Waning Hyun sendiri memiliki gelar Jayawardhani. Raja Kertanegara memiliki istri bernama Sri Bajradewi, dan empat orang anak perempuan bernama Tribhuwaneswari, Narendraduhita, Jayendradewi, dan Gayatri.
Baca juga: Akhir Tragis Raja Kertanegara di Tangan Pasukan Kediri usai Ritual Seks Tantra
Kertanegara awalnya terlebih dahulu diangkat menjadi yuwaraja atau semacam camat di Kediri pada 1254 Masehi. Kebetulan saat itu Kediri, merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Singasari. Sementara Kerajaan Singasari diperintah oleh Raja Wisnuwardhana.
Saat memerintah ada dua gelar berbeda yang dicatat oleh dua prasasti berbeda. Berdasarkan prasasti Mula Malurung memiliki gelar Sri Maharaja Sri Lokawijaya Purusottama Wira Asta Basudewadhipa Aniwariwiryanindita Parakrama Murddhaja Namottunggadewa. Sementara berdasarkan prasasti Padang Roco yang bertarikh pada 1286, Kertanegara bergelar Sri Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmmottunggadewa.
Dalam buku "Hitam Putih Ken Arok dari Kejayaan hingga Keruntuhan" dari Muhammad Syamsuddin dikisahkan, Raja Kertanegara yang bertahta di Kerajaan Singasari dikisahkan memiliki darah Ken Arok dan Tunggul Ametung.
Ayah Kertanegara adalah Wisnuwardhana, yang merupakan keturunan dari Tunggul Ametung, sedangkan sang ibu bernama Waning Hyun adalah putri dari Mahisa Wunga Teleng, putra sulung Ken Arok hasil pernikahannya dengan Ken Dedes. Waning Hyun sendiri memiliki gelar Jayawardhani. Raja Kertanegara memiliki istri bernama Sri Bajradewi, dan empat orang anak perempuan bernama Tribhuwaneswari, Narendraduhita, Jayendradewi, dan Gayatri.
Baca juga: Akhir Tragis Raja Kertanegara di Tangan Pasukan Kediri usai Ritual Seks Tantra
Kertanegara awalnya terlebih dahulu diangkat menjadi yuwaraja atau semacam camat di Kediri pada 1254 Masehi. Kebetulan saat itu Kediri, merupakan wilayah kekuasaan Kerajaan Singasari. Sementara Kerajaan Singasari diperintah oleh Raja Wisnuwardhana.
Saat memerintah ada dua gelar berbeda yang dicatat oleh dua prasasti berbeda. Berdasarkan prasasti Mula Malurung memiliki gelar Sri Maharaja Sri Lokawijaya Purusottama Wira Asta Basudewadhipa Aniwariwiryanindita Parakrama Murddhaja Namottunggadewa. Sementara berdasarkan prasasti Padang Roco yang bertarikh pada 1286, Kertanegara bergelar Sri Maharajadhiraja Kertanegara Wikrama Dharmmottunggadewa.
Lihat Juga :