37 Orang Diamankan Saat Aksi Tolak Omnibus Law, Salah Satunya Bawa Badik

Kamis, 16 Juli 2020 - 23:57 WIB
loading...
37 Orang Diamankan Saat...
Salah seorang massa aksi yang diamankan saat unjuk rasa tolak Omnibus Law di DPRD Sulsel. Foto: Dokumen polisi
A A A
MAKASSAR - Puluhan pengunjuk rasa diamankan dalam aksi tolak Rancangan Undang-undang (RUU) omnibus law Cipta Lapangan Kerja di depan gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, Kamis (16/7/2020). Mereka diduga dalang kericuhan, bahkan satu di antaranya membawa senjata tajam jenis badik.

Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, Kompol Agus Khaerul mengatakan demonstran yang diamankan berjumlah 37 orang. Umumnya mereka diamankan tidak jauh dari lokasi unjuk rasa di depan gedung wakil rakyat tersebut.

Baca Juga: Tolak RUU Cipta Kerja, Mahasiswa Sempat Tutup Jalan Trans Sulawesi

"Kita amankan 37 orang, salah satunya membawa senjata tajam berupa badik, atas nama Al Animul Fadil, mahasiswa UIN Alauddin Makassar, diamankan di depan gedung DPRD sama depan Unibos (Universitas Bosowa)," kata Agus kepada SINDOnews.

Kendati demikian, Agus belum merinci status dan identitas demonstran lainnya.

"Sementara kita masih dalami dulu keterlibatan masing-masing. Kalau terbukti melakukan provokasi, berujung anarkis dan pengrusakan, pasti kita proses," tegas perwira menengah polisi itu.

Sebelumnya, aksi unjuk rasa menolak omnibus law RUU Cipta Lapangan Kerja di depan gedung DPRD Sulsel, Jalan Urip Sumoharjo, Kota Makassar, berujung ricuh. Massa aksi sempat terlibat bentrok dengan aparat kepolisian yang melakukan pengamanan di depan gedung DPRD Sulsel .

Baca juga: Unjuk Rasa Tolak RUU di DPRD Sulsel Berujung Ricuh

Unjuk rasa menolak RUU Cipta Kerja kali ini dilakukan massa yang terdiri dari aliansi mahasiswa dan buruh. Adapula yang mengatasnamakan perwakilan santri. Mereka menuntut agar pemerintah menghentikan dan mencabut omnibus law RUU Cipta Kerja.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituntut 2 Tahun Penjara,...
Dituntut 2 Tahun Penjara, Delpedro: Kami Hargai Kerja Keras Jaksa meski Buruk
Delpedro Cs Dituntut...
Delpedro Cs Dituntut 2 Tahun terkait Unggahan 19 Konten Media Sosial
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Lemkapi: Tindakan Anarkis Rugikan Masyarakat
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Mahasiswa Diminta Sampaikan Aspirasi secara Konstitusional
Polisi Pastikan 2 Kerangka...
Polisi Pastikan 2 Kerangka Manusia di Kwitang adalah Reno dan Farhan
Dua Kerangka Manusia...
Dua Kerangka Manusia di Kwitang Diduga Sudah Terkontaminasi
Presiden Ini Rela Potong...
Presiden Ini Rela Potong Gaji 50% usai Dituntut Lengser oleh Rakyat
TPF LN HAM Dalami Unsur...
TPF LN HAM Dalami Unsur Sistematis Kericuhan Unjuk Rasa Agustus 2025
Admin Instagram Bekasi...
Admin Instagram Bekasi Menggugat Divonis 7 Bulan Penjara di Kasus Demo Agustus 2025
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Uruguay Comeback atas Cape Verde di Babak Pertama
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
Berita Terkini
BMKG Peringatkan Siklon...
BMKG Peringatkan Siklon Tropis Mekkhala Menguat, Wilayah Ini Berpotensi Diterjang Gelombang Tinggi
Di Balik Kesaktian Pangeran...
Di Balik Kesaktian Pangeran Diponegoro, Ada Keris Pusaka Bernama Kiai Bondoyudo
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Infografis
8 Helikopter Serang...
8 Helikopter Serang Tercanggih pada 2025, Salah Satunya Apache
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved