Aliansi Rakyat Bergerak Tolak RUU Omnibus Law

Kamis, 16 Juli 2020 - 20:38 WIB
loading...
Aliansi Rakyat Bergerak...
Massa ARB dengan protokol COVID-19 padati pertigaan Gejayan, Kolombo, Caturtungg, Depok, Sleman, Kamis (16/7/2020). FOTO :SINDOnews/Priyo Setyawan
A A A
SLEMAN - Ratusan massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) mulai mendatangi lokasi aksi damai menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law di pertigaan Gejayan, Kolombo, Caturtunggal, Depok, Sleman, Kamis (16/7/2020) pukul 15.00 WIB.

Massa datang dari arah barat Samirono. Sesampainya di lokasi mereka duduk di tiga jalur jalan, sehingga arus lalu lintas macet total.

Untuk memperlancar arus lalu lintas kepolisian melakukan rekayasa. Dari arah selatan ke pertigaan Gejayan Kolombo dialihkan lewat pertigaan Cenderawasih, dari arah barat dialihkan ke utara dari pertigaan lampu merah Samirono dan dari arah utara dialihkan lewat jalan Moses Gatutkaca.

Massa ARB sendiri menyampaikan orasi secara bergantian. Kabagops Polres Sleman Kompol Danang Kuntadi mengatakan untuk pengamanan pihaknya telah menyiapkan personel dari Polres Sleman. Untuk pengalihan arus lalu lintas, masih melihat perkembangan situasi, kalau peserta semakin banyak, area unjukrasa akan diluaskan dan lebarkan. "Kami siap amankan aksi ini sampai selesai," teranngnya.

Humas ARB, Revo mengatakan ada sejumlah tuntutan yang disampaikan masa ARB dalam aksi kali ini. Di antarnya : gagalkan omnibus law, berikan jaminan kesehatan, ketersediaan pangan, pekerjaan dan upah layak untuk rakyat terutama di saat pandemi, gratiskan UKT/SPP dua semester selama pandemi.

Tuntutan lainnya cabut UU Minerba, batalkan RUU Pertanahan dan tinjau ulang RUU KUHP. "Selain itu kita juga menuntut agar RUU PKS segera disahkan dan hentikan dwi fungsi Polri yang saat ini banyak menempati jabatan publik dan akan dilegalkan dalam mmnibus law," tambahnya.

Menurut Revo aksi ini akan berlangsung sampai tuntutan menolak RUU Omnibusl Law dipenuhi.(Baca juga : Hanya Untungkan Pengusaha, Forum BEM DIY Tolak RUU Omnibus Law )
(nun)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Plt Bupati Bekasi Bakal...
Plt Bupati Bekasi Bakal Evaluasi Kinerja Dirum Perumda Tirta Bhagasasi
4.132 Personel Gabungan...
4.132 Personel Gabungan Dikerahkan Kawal Aksi Demo Mahasiswa di Monas
Produk Olahan Singkong...
Produk Olahan Singkong Sleman Terus Dikembangkan
3.761 Personel Dikerahkan...
3.761 Personel Dikerahkan Amankan Aksi Unjuk Rasa di 2 Lokasi di Jakarta Hari Ini
7.000 Massa Gelar Unjuk...
7.000 Massa Gelar Unjuk Rasa Dukung Pemerintahan Prabowo di Silang Monas
5 Titik Aksi Demo di...
5 Titik Aksi Demo di Jakarta Hari Ini, 4.263 Personel Gabungan Dikerahkan
Presiden Prabowo: Saya...
Presiden Prabowo: Saya Tahu Siapa yang Bayar Demo
UBK Keluarkan 9 Poin...
UBK Keluarkan 9 Poin Pernyataan usai Ketua BEM FH Abdimaludin Terima Uang Rp20 Juta
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Rekomendasi
10 Raja Terkaya di Dunia,...
10 Raja Terkaya di Dunia, Nomor 1 Punya Harta Tembus Rp700 Triliun
Google Hentikan Dukungan...
Google Hentikan Dukungan YouTube untuk Smartphone Jadul
Resmi Beroperasi, Bali...
Resmi Beroperasi, Bali Gapura Marina Siap Tampung 180 Yacht Standar Global
Berita Terkini
Polda Metro Jaya Masih...
Polda Metro Jaya Masih Periksa Kasat Narkoba Polres Tangsel dan 5 Anggotanya
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved