Kuota Haji Tahun 2023 Kembali Normal, Biaya Disesuaikan
Selasa, 28 Februari 2023 - 00:02 WIB
loading...
Kementerian Agama (Kemenag) RI memastikan kuota haji tahun 2023 ini sudah kembali normal. Implikasinya, pembiayaan haji juga mengalami penyesuaian. Foto dok Kominfo
A
A
A
BOGOR - Kementerian Agama ( Kemenag ) memastikan kuota haji tahun 2023 ini sudah kembali normal. Implikasinya, pembiayaan haji juga mengalami penyesuaian. Dirjen Penyelenggaaan Haji dan Umroh Kemenag, Hilman Latief menyampaikan, pihaknya telah melakukan mitigasi beberapa BPIH yang selama ini masih berpatok pada kuota haji 2019.
“Kita belajar bahwa pada 2022, kuota haji hanya 47 persen. Ini ternyata menghadapi perubahan situasi beberapa komponen biaya, yang pada 2019 menjadi rujukan,” kata Hilman dalam diakusi virtual bertajuk 'Penyesuaian Biaya Haji 2023' yang digelar FMB9, Senin (27/2/2023). Baca juga: Bertemu Dubes Baru Arab Saudi untuk RI, Wapres Minta Kuota Haji 2023 Ditambah
Namun, lanjut dia, perlu dipahami dari 2019 ke 2022 itu sudah 3 tahun. Artinya 2023 sudah 4 tahun. "Jadi bagaimana kita merumuskan biaya-biaya yang akan dibebankan kepada jamaah dan nilai manfaat," imbuhnya.
Hilman melanjutkan, pada tahun 2023 ini kuota sebanyak 221.000 orang. Terdiri dari 203.000 orang calon jamaah haji reguler, dan sisanya jamaah haji khusus.
“Kami bersyukur untuk tahun musim haji 1444 Hijriah ini tidak ada batasan usia sehingga jamaah yang tertunda pada 2020 dan 2022 Insyallah berkumpul di 2023. Kita akan berangkatkan jamaah dengan usia di atas 65 tahun sekitar 65.000 orang,” tandasnya.
Dia menyampaikan bahwa saat ini Kemenag juga tengah memitigasi untuk jamaah lansia yang begitu banyak. Namun, pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan baru terhadap pendampingan jamaah lansia. Sebab, hal itu bisa berdampak pada jamaah lain yang sudah menunggu bertahun-tahun untuk berangkat.
“Kita belajar bahwa pada 2022, kuota haji hanya 47 persen. Ini ternyata menghadapi perubahan situasi beberapa komponen biaya, yang pada 2019 menjadi rujukan,” kata Hilman dalam diakusi virtual bertajuk 'Penyesuaian Biaya Haji 2023' yang digelar FMB9, Senin (27/2/2023). Baca juga: Bertemu Dubes Baru Arab Saudi untuk RI, Wapres Minta Kuota Haji 2023 Ditambah
Namun, lanjut dia, perlu dipahami dari 2019 ke 2022 itu sudah 3 tahun. Artinya 2023 sudah 4 tahun. "Jadi bagaimana kita merumuskan biaya-biaya yang akan dibebankan kepada jamaah dan nilai manfaat," imbuhnya.
Hilman melanjutkan, pada tahun 2023 ini kuota sebanyak 221.000 orang. Terdiri dari 203.000 orang calon jamaah haji reguler, dan sisanya jamaah haji khusus.
“Kami bersyukur untuk tahun musim haji 1444 Hijriah ini tidak ada batasan usia sehingga jamaah yang tertunda pada 2020 dan 2022 Insyallah berkumpul di 2023. Kita akan berangkatkan jamaah dengan usia di atas 65 tahun sekitar 65.000 orang,” tandasnya.
Dia menyampaikan bahwa saat ini Kemenag juga tengah memitigasi untuk jamaah lansia yang begitu banyak. Namun, pemerintah tidak mengeluarkan kebijakan baru terhadap pendampingan jamaah lansia. Sebab, hal itu bisa berdampak pada jamaah lain yang sudah menunggu bertahun-tahun untuk berangkat.
Lihat Juga :