Berdayakan UMKM di Lingkungan Pesantren, RMI NU Gandeng E Trans
Minggu, 26 Februari 2023 - 21:44 WIB
loading...
Istighosah Kubro yang dilaksanakan di Masjid Istiglal Sabtu (25/2/2023). Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
JAKARTA - Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) menggandeng perusahaan ojek online (ojol) berbasis motor listrik, E Trans, dalam upaya memberdayakan UMKM . RMI merupakan lembaga Nahdlatul Ulama (NU) yang membentuk wadah UMKM untuk lingkungan pesantren.
“Kami ada kerja sama dengan E Trans, Transmart, Bank Mega Finance, dan Greentech dalam membentuk salah satu wadah UKM,” ujar Wafa Riansyah, Koordinator Humas dan Anggota RMI NU DKI Jakarta sekaligus Ketua Panitia Istighosah Kubro yang dilaksanakan di Masjid Istiglal Sabtu (25/2/2023).
Geliat ekonomi, khususnya di sektor UMKM diyakini akan semakin bergairah dengan adanya dukungan kerja sama antar lembaga dan perusahaan maupun industri.
Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), pada tahun 2022, sedikitnya terdapat sekitar 8,71 juta unit UMKM di Indonesia. Jumlah itu masih memiliki potensi untuk bertambah di tahun 2023 ini.
Hal ini dimungkinkan karena pemulihan ekonomi di Indonesia masih terus belangsung pasca Presiden Jokowi mencabut kebijakan PPKM.
Baca juga: Gandeng Kadin DKI Jakarta, Sandiaga Uno Bakal Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja
Wafa bersyukur karena dengan adanya kerja sama tersebut akan bisa menaungi semua UKM yang berada di bawah RMI.
“Kami ada kerja sama dengan E Trans, Transmart, Bank Mega Finance, dan Greentech dalam membentuk salah satu wadah UKM,” ujar Wafa Riansyah, Koordinator Humas dan Anggota RMI NU DKI Jakarta sekaligus Ketua Panitia Istighosah Kubro yang dilaksanakan di Masjid Istiglal Sabtu (25/2/2023).
Geliat ekonomi, khususnya di sektor UMKM diyakini akan semakin bergairah dengan adanya dukungan kerja sama antar lembaga dan perusahaan maupun industri.
Data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM), pada tahun 2022, sedikitnya terdapat sekitar 8,71 juta unit UMKM di Indonesia. Jumlah itu masih memiliki potensi untuk bertambah di tahun 2023 ini.
Hal ini dimungkinkan karena pemulihan ekonomi di Indonesia masih terus belangsung pasca Presiden Jokowi mencabut kebijakan PPKM.
Baca juga: Gandeng Kadin DKI Jakarta, Sandiaga Uno Bakal Ciptakan 4,4 Juta Lapangan Kerja
Wafa bersyukur karena dengan adanya kerja sama tersebut akan bisa menaungi semua UKM yang berada di bawah RMI.
Lihat Juga :