Sandi: Ancaman Resesi Akibat Pandemi Kian Nyata
Kamis, 16 Juli 2020 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Sandi menilai Lembaga Keuangan Mikro Syariah harus benar-benar menjalankan prinsip kesyariahannya. “Harus dapat diimplementasikan mengingat saat ini ekonomi di Indonesia penuh dengan ketidakpastian akibat wabah Corona,” ujarnya.
Menurut dia, banyak lembaga keuangan yang saat ini berubah menjadi lembaga sosial. Hal itu karena lembaga tersebut mempunyai banyak orang yang memiliki banyak dana sehingga dapat mengajak masyarakat yang mempunyai dana untuk membantu sektor lain, seperti mengadakan berbagai macam donasi dan investasi.
Dia berharap pandemi dapat mengubah portofolio dan prinsip ekonomi yang saat ini menurutnya lebih cenderung ke arah ekonomi berbasis kapitalis. "Melalui pandemi ini bisa jadi pengingat kita mungkin ekonomi kita yang terlalu kapitalis pertumbuhannya dari dulu terus naik dan naik, namun diakibatkan pandemi pertumbuhannya malah tidak berkelanjutan,” kata Sandi. (Baca juga: Ibas: Belum Ada Tanda-tanda Corona Berakhir, Harus Ada Strategi Jitu)
Founder KAHMIPreneur yang memprakarsai program YES Goes to Campus dengan menggandeng kampus-kampus di beberapa kota di Indonesia yang juga anggota Komisi XI DPR Kamrussamad menegaskan sejauh ini memang fokus meningkatkan ekonomi terutama untuk UMKM.
Semuanya terdampak bahkan pertumbuhan kita akan terkena 0,4% hingga 1% dan yang lebih terdampak akan ada penambahan pengangguran hingga 5-6 juta orang. “Kita juga harusnya bisa mencontoh negara lain yang berhasil mengatasi pandemi ini,” ucapnya.
Menurut dia, banyak lembaga keuangan yang saat ini berubah menjadi lembaga sosial. Hal itu karena lembaga tersebut mempunyai banyak orang yang memiliki banyak dana sehingga dapat mengajak masyarakat yang mempunyai dana untuk membantu sektor lain, seperti mengadakan berbagai macam donasi dan investasi.
Dia berharap pandemi dapat mengubah portofolio dan prinsip ekonomi yang saat ini menurutnya lebih cenderung ke arah ekonomi berbasis kapitalis. "Melalui pandemi ini bisa jadi pengingat kita mungkin ekonomi kita yang terlalu kapitalis pertumbuhannya dari dulu terus naik dan naik, namun diakibatkan pandemi pertumbuhannya malah tidak berkelanjutan,” kata Sandi. (Baca juga: Ibas: Belum Ada Tanda-tanda Corona Berakhir, Harus Ada Strategi Jitu)
Founder KAHMIPreneur yang memprakarsai program YES Goes to Campus dengan menggandeng kampus-kampus di beberapa kota di Indonesia yang juga anggota Komisi XI DPR Kamrussamad menegaskan sejauh ini memang fokus meningkatkan ekonomi terutama untuk UMKM.
Semuanya terdampak bahkan pertumbuhan kita akan terkena 0,4% hingga 1% dan yang lebih terdampak akan ada penambahan pengangguran hingga 5-6 juta orang. “Kita juga harusnya bisa mencontoh negara lain yang berhasil mengatasi pandemi ini,” ucapnya.
(jon)
Lihat Juga :