4 Petugas Kebersihan Natuna Meninggal dalam 2 Bulan, Dinas Lingkungan Hidup Gelar Pemeriksaan Kesehatan

Selasa, 21 Februari 2023 - 09:53 WIB
loading...
4 Petugas Kebersihan...
Petugas DLH Kabupaten Natuna memeriksa kesehatan para petugas kebersihan menyusul kematian empat petugas dalam dua bulan terakhir.
A A A
NATUNA - Empat orang petugas kebersihan di Natuna meninggal dunia secara beruntun dalam kurun dua bulan terakhir. Menyikapi itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Natuna memeriksa kesehatan para petugas kebersihan.

Menurut Kepala DLH Kabupaten Natuna, Ferizaldy, selama ini para petugas kebersihan tidak dapat bekerja dan selalu beralasan sakit. Sehingga pemeriksaan kesehatan tersebut untuk mendeteksi penyakit sejak dini.

“Berdasarkan riwayat, banyak pekerja kami yang izin karena alasan sakit. Kemudian dalam dua bulan terakhir, ada 4 pekerja yang meninggal,” ujar Ferizaldy, Selasa (21/02/2023).

Baca juga: 6 Helikopter Fokus Evakuasi Kapolda Jambi di Hutan Kerinci

Ferizaldy belum mengetahui penyebab 4 orang petugas kebersihan itu meninggal dunia namun diduga ada kaitannya dengan pekerjaan. Jadi, DLH mengadakan pemeriksaan kesehatan para petugas kebersihan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Mungkin tidak terpantau oleh kami dan tidak tau sebabnya. Jadi, kami berinisiatif untuk memantau kesehatan mereka di awal tahun ini,” katanya.

Di samping itu, para petugas kebersihan di Natuna juga pernah ada yang dirawat di Rumah Sakit. Hal tersebut diduga kuat ada keterkaitan dengan pekerjaan mereka.

Petugas kebersihan di Kabupaten Natuna juga sudah terdaftar di BPJS Kesehatan. Sehingga, DLH berinisiatif untuk memanfaatkan program kesehatan tersebut.

“Mereka sudah terdaftar di BPJS. Sayang kalau tidak dipantau karena selain produktivitas kami tinggi, mereka dapat pemantauan kesehatan yang lebih baik,” katanya.

Lanjutnya, pemeriksaan kesehatan itu dilakukan setiap satu kali dalam setahun. Nantinya akan ada pemeriksaan lagi jika diperlukan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Ada 70 orang dari 110 petugas kebersihan yang diperiksa riwayat kesehatannya. Jika terdapat petugas yang memiliki riwayat penyakit parah akan dirumahkan atau dipindahkan ke bidang pekerjaan lainnya.

“Kalau kata dokter ada pemeriksaan lebih lanjut, kami sarankan untuk pengobatan. Tapi kalau sudah parah dan tak layak kerja di tempat sampah, mungkin diistirahatkan atau pindah ke tempat lain,” jelasnya.

Koordinator Petugas Kebersihan TPS Ranai, Wan Ismail mengatakan, pihaknya merasa sangat terbantu dengan pemeriksaan kesehatan ini. Mereka berharap agar pemeriksaan ini dilakukan setiap dua atau tiga bulan sekali.

Namun, dia membantah jika DLH Kabupaten Natuna selalu mengadakan pemeriksaan rutin setiap tahun. Pasalnya pemeriksaan kesehatan ini baru dilaksanakan pada hari ini.

"Demi kepentingan kami agar tau penyakitnya. Kami harap dua atau tiga bulan ada pemeriksaan rutin. Selama ini tidak ada pernah pemeriksaan begini,” pungkas Wan Ismail.

Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan DLH Kabupaten Natuna ini melibatkan petugas medis dari Puskesmas Ranai.
(msd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Isak Tangis Keluarga...
Isak Tangis Keluarga Kecelakaan Maut di Bekasi Timur: Saya Nggak Kuat Anaknya Masih Kecil
Kronologi Kecelakaan...
Kronologi Kecelakaan Maut Truk Rem Blong di Bekasi Timur, 1 Orang Tewas dan 5 Luka
2 WNA Ditemukan Tewas...
2 WNA Ditemukan Tewas di Apartemen Jakbar
Kecelakaan Maut Bus...
Kecelakaan Maut Bus Vs Truk Tangki di Sumsel, Mayoritas Korban Hangus Terbakar
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan...
Kronologi 16 Tewas Kecelakaan Maut Bus Vs Truk Tangki di Sumsel, Korban Terjepit Dievakuasi
Kronologi 4 Pekerja...
Kronologi 4 Pekerja Proyek Tewas Gara-gara Gas Beracun di Jagakarsa Jaksel
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan,...
Dunia Bantu Upaya Penyelamatan, Korban Tewas Gempa Venezuela Capai 589 Orang
Rekomendasi
MNC University Gelar...
MNC University Gelar Seminar The Future of Jakarta: JAKI Smart City Innovation & Digital Public Service, Kupas Inovasi Layanan Publik Digital
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
The Championships Wimbledon...
The Championships Wimbledon 2026 Tengah Berlangsung, Nonton Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Video Detik-detik Penangkapan...
Video Detik-detik Penangkapan Roy Suryo Diputar di Sidang Praperadilan
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda...
Bea Cukai Ngurah Rai-Polda Bali Gagalkan Peredaran 937 Butir Narkoba Jenis Mephedrone
Hadapi Pemilu 2029,...
Hadapi Pemilu 2029, DPC PPP Lebak Bidik Gen Z lewat Strategi Kreatif dan Inklusif
Banjir Tapanuli Tengah...
Banjir Tapanuli Tengah Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Melirik Geliat Transformasi...
Melirik Geliat Transformasi Digital dan Rahasia Transaksi Aman Masyarakat Kediri
Infografis
Juara! Spanyol Cetak...
Juara! Spanyol Cetak 2 Rekor di Euro 2024: 4 Gelar dan 7 Kemenangan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved