Begini Penampakan Gang Besan Serpong Sebelum dan Sesudah Ditutup Beton

Minggu, 19 Februari 2023 - 10:57 WIB
loading...
Begini Penampakan Gang...
Tampak Gang Besan telah berubah pada Minggu (19/02/23) pagi. Tak ada lagi lalu-lalang warga karena bagian depan Gang Besan telah ditutup tembok beton. Foto: MPI/Hambali
A A A
TANGERANG SELATAN - Akses Gang Besan yang berada di Kampung Cicentang, Rawa Buntu, Serpong , Tangerang Selatan ( Tangsel ), sudah tak bisa dilalui warga. Tembok beton setinggi dua meter berdiri kokoh dibangun untuk menutup Gang Besan.

Tembok itu ditutup total oleh pengusaha yang tengah mengerjakan proyek komersial persis di sisi depan gang. Pihak pengusaha mengklaim, bahwa ada lahan miliknya yang digunakan sebagai akses jalan tersebut. Baca juga: Ini Alasan Lurah Rawa Buntu Coret Batas Gang Besan di Surat Pengecekan Tanah

Sebelum ditutup tembok beton, Gang Besan menjadi akses utama warga menuju Jalan Raya Rawa Buntu. Tak hanya warga sekitar, para pengendara dari permukiman di bagian belakang kerap melalui jalur itu untuk beraktivitas setiap hari.

Gang Besan sendiri memiliki lebar sekira tiga meter dengan panjang sekitar satu kilometer. Di bagian depan, sisi kanannya berbatasan dengan tembok bangunan SPBU. Sedang sisi kiri awalnya adalah sebuah lahan kebun tak terawat yang tertutup dinding seng.

Lahan kebun di sisi kiri Gang Besan itu sering dijadikan area pembuangan sampah liar. Lalu sejak tahun 2005, lahan telah dibeli dan berpindah nama menjadi milik pengusaha bernama David Puteranegoro. David pun memberi kuasa kepada Bayu Supranoto untuk mengurus lahan itu.



Kini penampakan pada Minggu (19/02/23) pagi, Gang Besan telah berubah. Tak ada lagi lalu-lalang warga karena bagian depan Gang Besan ditutup tembok beton. Bagian sisi kiri yang sebelumnya kebun tertutup seng telah diratakan dengan tanah. Total ada sekitar 160 meter akses jalan Gang Besan yang diklaim milik pengusaha bernama David itu.

Gapura serta konblok yang terpasang di bagian depan jalan gang ikut dibongkar. Padahal, pemasangan gapura dan konblok menggunakan anggaran resmi pemerintah. Pihak penguasaha menyebut, pemasangan konblok dan gapura di lokasi merupakan bentuk penyerobotan karena tak meminta izin lebih dulu.

Pantauan di lokasi, seunit alat berat ekskavator mulai beroperasi meratakan permukaan tanah di lahan bagian depan Gang Besan. Laju mesin ekskavator menderu kencang memindahkan material tanah di lokasi proyek milik pengusaha.

Rencananya, sebuah tempat komersial akan dibangun di atas lahan itu. Warga sekitar hanya bisa mengungkap keprihatinan, sebab pengusaha tak juga mau membongkar tembok untuk akses jalan.Baca juga: Ini Sosok Pengusaha di Balik Penutupan Akses Jalan Warga di Gang Besan Serpong

"Hasil mediasi kemarin belum ada konfirmasi ke warga, tapi malah pengusaha udah mulai kerja lagi pakai alat ekskavator," tutur Fahri Mahfudin.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
SIG Hadirkan Beton Cepat...
SIG Hadirkan Beton Cepat Kering, Perbaikan Jalan Hanya Hitungan Jam
Lippoland Resmi Luncurkan...
Lippoland Resmi Luncurkan The Hive Teraza Dan Soho Treetops Park Serpong
Giantara Serpong City...
Giantara Serpong City Perkuat Daya Tarik Kawasan, Mal Pertama di Cisauk Segera Hadir
Rekomendasi
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Megawati Gelar Silaturahmi...
Megawati Gelar Silaturahmi dengan Tokoh Gerakan Nurani Bangsa, Ada Istri Gus Dur hingga Romo Magnis
Argentina vs Austria:...
Argentina vs Austria: Misi Messi Dekati Rekor
Berita Terkini
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved