Peluang dan Tantangan Talenta Digital di Tengah Kecerdasan Buatan
Jum'at, 17 Februari 2023 - 13:11 WIB
loading...
Perkembangan teknologi mutakhir telah membawa era baru dengan adanya artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.(Ist)
A
A
A
BANTEN - Perkembangan teknologi mutakhir telah membawa era baru dengan adanya artificial Intelligence atau kecerdasan buatan.
Kecerdasan buatan adalah bidang ilmu komputer yang menyerupai fungsi manusia untuk memecahkan masalah kognitif seperti pembelajaran, pemecahan masalah, dan pengenalan pola.
Sejumlah organisasi dan perusahaan mulai menerapkan teknologi AI dalam strategi bisnisnya. Survei dari Microsoft Indonesia mencatat 14 persen perusahaan telah memanfaatkan AI dalam strategi utama bisnis mereka.
Untuk menyambut era kecerdasan buatan ini, Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika Kominfo bersama GNLD Siberkreasi mengadakan kegiatan Obral Obrol LiTerasi Digital (OOTD) dengan tema “AI, Apakah Ancaman Bagi Talenta Digital?” pada Kamis, 16 Februari 2023 lalu.
Di tengah penetrasi AI dalam berbagai sisi kehidupan, sejumlah masyarakat mengalami kecemasan. Bahwa AI diproyeksikan akan menggantikan pekerjaan-pekerjaan tertentu atau bahkan menghilangkan sisi kreatifitas manusia.
Kecerdasan buatan adalah bidang ilmu komputer yang menyerupai fungsi manusia untuk memecahkan masalah kognitif seperti pembelajaran, pemecahan masalah, dan pengenalan pola.
Sejumlah organisasi dan perusahaan mulai menerapkan teknologi AI dalam strategi bisnisnya. Survei dari Microsoft Indonesia mencatat 14 persen perusahaan telah memanfaatkan AI dalam strategi utama bisnis mereka.
Untuk menyambut era kecerdasan buatan ini, Direktorat Jenderal Aplikasi dan Informatika Kominfo bersama GNLD Siberkreasi mengadakan kegiatan Obral Obrol LiTerasi Digital (OOTD) dengan tema “AI, Apakah Ancaman Bagi Talenta Digital?” pada Kamis, 16 Februari 2023 lalu.
Di tengah penetrasi AI dalam berbagai sisi kehidupan, sejumlah masyarakat mengalami kecemasan. Bahwa AI diproyeksikan akan menggantikan pekerjaan-pekerjaan tertentu atau bahkan menghilangkan sisi kreatifitas manusia.
Lihat Juga :