5 Korban Kecelakaan Bus Rombongan SMPN 4 Tangerang Diizinkan Pulang ke Rumah
Kamis, 16 Februari 2023 - 14:38 WIB
loading...
Lima korban kecelakaan beruntun yang melibatkan bus rombongan study tour SMPN 4 Tangerang di Tol Jakarta-Cikampek sudah diizinkan pulang ke rumahnya masing-masing. Foto: Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BEKASI - Bus rombongan siswa dan guru SMPN 4 Tangerang mengalami kecelakaan beruntun di Tol Jakarta-Cikampek saat hendak melakukan study tour pada Rabu 15 Februari 2023. Dalam kecelakaan ini, tujuh orang mengalami luka ringan dan lima di antaranya diperbolehkan pulang ke rumah.
Kanit Gakkum Polres Metro Bekasi Iptu Carmin menjelaskan, lima korban yang telah pulang setelah selesai menjalani perawatan di rumah sakit. Kelima korban itu, kata dia, guru berinisial RN (56) dan SY (50). Sementara tiga lainnya merupakan siswa yang tidak dirincinya.
"Dari tujuh korban, lima kemarin langsung pulang," kata Carmin saat dikonfirmasi, Kamis (16/2/2023). Baca juga: Bus SMPN 4 Tangerang Tabrakan Beruntun di Tol Japek, Siswa Alami Luka
Sementara dua penumpang masih menjalani proses perawatan di rumah sakit. Kedua penumpang tersisa itu dipastikannya adalah pelajar. "(Dua penumpang dirawat) siswanya. Ada luka benturan, masih perawatan," jelasnya.
Sementara, Carmin menjelaskan, pihaknya masih mendalami penyelidikan terkait kasus kecelakaan itu. Hal ini untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana. "Diduga human error karena tidak jaga jarak. Namun masih didalami pada penyelidikan," ungkapnya.
Kanit Gakkum Polres Metro Bekasi Iptu Carmin menjelaskan, lima korban yang telah pulang setelah selesai menjalani perawatan di rumah sakit. Kelima korban itu, kata dia, guru berinisial RN (56) dan SY (50). Sementara tiga lainnya merupakan siswa yang tidak dirincinya.
"Dari tujuh korban, lima kemarin langsung pulang," kata Carmin saat dikonfirmasi, Kamis (16/2/2023). Baca juga: Bus SMPN 4 Tangerang Tabrakan Beruntun di Tol Japek, Siswa Alami Luka
Sementara dua penumpang masih menjalani proses perawatan di rumah sakit. Kedua penumpang tersisa itu dipastikannya adalah pelajar. "(Dua penumpang dirawat) siswanya. Ada luka benturan, masih perawatan," jelasnya.
Sementara, Carmin menjelaskan, pihaknya masih mendalami penyelidikan terkait kasus kecelakaan itu. Hal ini untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana. "Diduga human error karena tidak jaga jarak. Namun masih didalami pada penyelidikan," ungkapnya.
Lihat Juga :