Puncak Tingalan Dalem Jumenengan ke-19 SISKS PB XIII Berlangsung Sejuk dan Semarak

Kamis, 16 Februari 2023 - 13:52 WIB
loading...
Puncak Tingalan Dalem...
Puncak acara Hajad Dalem Tingalan Dalem Jumenengan ke-19 SISKS Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi ditandai dengan pertunjukan Tari Bedhaya Ketawang di Sasana Sewaka Keraton Solo. Foto/MPI/R August
A A A
SOLO - Puncak acara Hajad Dalem Tingalan Dalem Jumenengan ke-19 SISKS Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi berlangsung Kamis di Kota Solo, (16/2/2023) siang. Ditandai dengan pertunjukan Tari Bedhaya Ketawang di Sasana Sewaka Keraton Kasunanan Surakarta (Solo).

Suasana sejuk dan semarak pun mengiringi pertunjukan tari yang hanya dipertunjukkan dalam waktu setahun sekali itu.

Baca juga: Hajat Dalem Tingalan Jumenengan 19 SISKS PB XIII Dihadiri 13 Kasultanan dan 18 Ratu Kerajaan Nusantara

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Kebudayaan GKR Ayu Koes Indriyah menghadiri Tingalan Dalem Jumenengan ke-19 SISKS Paku Buwono (PB) XIII Hangabehi. Partai Perindo dikenal sebagai partai yang inklusif, terbuka bagi WNI yang ingin berjuang untuk Indonesia Sejahtera.

Kerabat Keraton Kasunanan Surakarta KP Edy Wirabhumi menyebut bahwa intisari dari penyelenggaraan Tinggalan Dalem Jumenengan adalah pertunjukan Tari Bedhaya Ketawang. Tarian ini akan ditampilkan selama kurang lebih 1 jam 40 menit.

Tari sakral itu sendiri ditarikan oleh 9 penari wanita yang mengenakan busana pengantin perempuan jawa, yakni Dodot Ageng atau biasa disebut Basahan itu adalah inti dari penyelenggaraan Tinggalan Dalem Jumenengan.

"Intisarinya adalah menampilkan Bedhaya Ketawang yang memang hanya ditampilkan pada momen ini setahun sekali. Di tempat yang khusus tidak boleh dilakukan di mana-mana. Penarinya juga khusus tidak boleh sembarang penari," ujar Edy Wirabhumi di Kamandungan Keraton Kasunanan Solo, Kamis (16/02).

Baca juga: Peringati Jumenengan Sultan HB X, Keraton Yogyakarta Gelar Labuhan di Pantai Parangkusumo

Dia mengakui adanya situasi yang sejuk dan semarak dalam pelaksanaan Tinggalan Jumenengan XIII ini. Hal tersebut tidak terlepas dari adanya konflik internal Keraton Kasunanan selama 8 tahun belakangan.

"Ini kebetulan dengan bantuan mas Wali (Wali Kota Solo), suasananya lebih sejuk. Menurut saya juga lumrah jika kita menyelenggarakan ini dengan lebih semarak," beber dia.

Edy mengatakan jika seluruh kerabat Keraton Kasunanan dipersilahkan untuk hadir tanpa undangan.

"Kalau keluarga besar kami persilahkan untuk hadir tanpa undangan. Undangan itu hanya untuk tamu," katanya.

Menantu PB XII itu menambahkan jika Tingalan Dalem Jumenengan XII juga bertepatan dengan beberapa revitalisasi bangunan keraton yang sudah mulai dilakukan. Diantaranya pembenahan jendela-jendela yang lepas dan pengecatan ulang Songgobuwono.

"Jadi kami satu sisi menyambut jumenengan dalam waktu yang bersamaan kebetulan sedang melakukan revitalisasi," pungkasnya.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prabowo Tinjau SRMP...
Prabowo Tinjau SRMP 17 Tabanan, Disambut Yel-yel hingga Tari Kecak dari Siswa
Gratis untuk Umum, Indonesia...
Gratis untuk Umum, Indonesia World Dance Festival 2026 Ramaikan Jakarta
Makna Filosofi Legiun...
Makna Filosofi Legiun Mangkunegaran dalam Jamuan Royal Dinner 2026
Momen Halalbihalal di...
Momen Halalbihalal di Keraton Solo, 2 Kubu Gelar Acara di Lokasi Berbeda
Paku Buwono XIV Purbaya...
Paku Buwono XIV Purbaya Temui Dasco Bahas Konflik Keraton Solo
Kubu Raja Keraton Solo...
Kubu Raja Keraton Solo PB XIV Purbaya Keberatan Keputusan Menteri Kebudayaan
Kehadiran Meghan Markle...
Kehadiran Meghan Markle Jadi Penentu Rekonsiliasi Pangeran Harry dan Raja Charles
Pangeran Harry Siapkan...
Pangeran Harry Siapkan Pengawal Pribadi saat Kunjungi London
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Rekomendasi
Kontroversi Warnai Laga...
Kontroversi Warnai Laga Perdana Babak 32 Besar, Pakar Wasit Sebut Kanada Seharusnya Dapat Penalti
Hina Bosnia, Reporter...
Hina Bosnia, Reporter TV AS Akhirnya Minta Maaf
Pelatih Korea Selatan...
Pelatih Korea Selatan Hong Myung-bo Mundur usai Negaranya Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved