1 Pasien Anak Terpapar Ginjal Akut di Jakarta Bukan karena Konsumsi Obat Sirup

Rabu, 15 Februari 2023 - 17:20 WIB
loading...
1 Pasien Anak Terpapar...
Sudin Kesehatan Jakarta Barat memastikan satu pasien yang terpapar gangguan ginjal akut bukan karena mengonsumi obat sirup.Foto/Ilustrasi/Istimewa
A A A
JAKARTA - Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat memastikan satu pasien yang terpapar gagal ginjal akut bukan karena mengonsumi obat sirup. Pasalnya obat sirup penurun demam yang dikonsumsi pasien asal Kembangan, Jakarta Barat tersebut sudah dinyatakan layak untuk dijual oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Erizon Safari mengatakan, telah menerima informasi dari Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) terkait penyebab pasien terpapar gagal ginjal tersebut.

"Dia memang sakit ada gangguan fungsi ginjal, bukan karena mengonsumsi obat sirup," kata Erizon Safari saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (15/2/2023). Baca: 2 Kasus Baru Gagal Ginjal Akut Ditemukan di Jakarta, 1 Pasien Dikabarkan Meninggal

Erizon menuturkan, pasien tersebut diketahui sempat mengonsumsi obat sirop penurun demam khusus anak bermerek Praxion. Tapi setelah dicek, obat tersebut sudah dinyatakan layak untuk dijual dan dikonsumsi oleh Kemenkes.

Erizon belum dapat menjelaskan dengan rinci terkait penyebab penyakit gangguan ginjal yang diderita anak tersebut. Saat ini pasien tersebut masih mendapatkan perawatan intensif di RSCM.

Sebelumnya, Dinkes DKI melaporkan ada dua temuan kasus gangguan ginjal akut progresif atipikal (GGAPA) di Jakarta Barat dan Jakarta Timur. Dari temuan itu, satu pasien terkonfirmasi mengalami gangguan ginjal akut yang akhirnya meninggal dunia.

Satu pasien lainnya masih suspek dan masih dirawat di salah satu rumah sakit. Saat ini kondisi satu pasien yang sedang dirawat itu sudah menunjukkan tanda membaik.

(hab)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
OTT Pejabat Imigrasi...
OTT Pejabat Imigrasi Jakbar Terkait Pengurusan WNA
Gelar OTT di Jakarta,...
Gelar OTT di Jakarta, KPK Tangkap Pejabat Imigrasi Jakbar
Rekomendasi
Kena PHK Dapat Uang...
Kena PHK Dapat Uang Tunai 60% dari Gaji selama 6 Bulan, Ini Syaratnya
Pengembangan CBG Perkuat...
Pengembangan CBG Perkuat Transisi dan Kemandirian Energi Nasional
Mengenal William Adi,...
Mengenal William Adi, Kreator Konten yang Konsisten Edukasi Skincare dan Kesehatan Kulit
Berita Terkini
Kemendagri Dorong Percepatan...
Kemendagri Dorong Percepatan Penataan dan Registrasi Posyandu
Aksi Demo di Gedung...
Aksi Demo di Gedung DPR, Puluhan Mahasiswa Terlibat Aksi Dorong dengan Polisi
Biaya Operasional Tinggi,...
Biaya Operasional Tinggi, Gapasdap Minta Pemerintah Naikkan Tarif Angkutan Penyeberangan
Polda Metro Jaya: 3.588...
Polda Metro Jaya: 3.588 Personel Gabungan Dikerahkan Amankan Demo di DPR RI
Dukung Program MBG Dilanjutkan,...
Dukung Program MBG Dilanjutkan, Akademisi: Bermanfaat bagi Anak dan Masyarakat
Polda Metro Jaya Larang...
Polda Metro Jaya Larang Massa Demo Mahasiwa Masuk Jalur VIP Presiden Jerman
Infografis
6 Mahakarya Anies Selama...
6 Mahakarya Anies Selama Menjadi Orang Nomor 1 di DKI Jakarta
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved