Pemprov DKI Perkuat Peran Kawasan Perkotaan di G20
Selasa, 14 Februari 2023 - 07:41 WIB
loading...
Pemprov DKI Jakarta mengambil peran untuk memperkuat suara kawasan perkotaan dalam agenda G20 melalui pertemuan hari pertama Urban 20 (U20) Sherpa Meeting 2023 di Ahmedabad, India.Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemprov DKI Jakarta mengambil peran untuk memperkuat suara kawasan perkotaan dalam agenda G20 ,pertemuan hari pertama Urban 20 (U20) Sherpa Meeting 2023 di Ahmedabad, India. Pada sesi awal acara tersebut, Jakarta diminta mempresentasikan 'Looking Back U20 2022 at Jakarta' Sherpa U20 Jakarta.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Sri Haryati selaku Sherpa U20 Jakarta, menyampaikan pada tahun sebelumnya Jakarta telah memfokuskan pembahasan U20 dalam upaya pemulihan pasca-pandemi, persoalan krisis energi, serta perubahan iklim.
Pembahasan tersebut dirangkum dalam tiga isu, yaitu, berinvestasi di bidang kesehatan dan hunian sebagai landasan pemulihan ekonomi dan sosial untuk semua. Kemudian, mendorong transisi energi yang berkelanjutan dan akses yang setara terhadap mobilitas yang berkelanjutan.
Serta memberikan pendidikan serta pelatihan tentang masa depan lapangan pekerjaan, untuk memfasilitasi akses yang berkeadilan terhadap peluang kerja.
Ketiga isu ini telah dituangkan dalam Komunike U20 2022 yang ditandatangani oleh 45 kota, terdiri dari 28 kota partisipan dan 17 kota pengamat.
Sri berharap agar Komunike U20 pada tahun ini juga dapat memberikan dampak yang signifikan dalam pembahasan G20. Baca: Jakarta Tidak Lagi Ibu Kota 2024, Pemprov DKI-Kemenkeu Bahas Pemanfaatan Aset Negara
"Kami mendapati bahwa masalah-masalah prioritas yang diusulkan oleh Ahmedabad pada tahun ini sejalan dengan masalah yang diangkat dalam siklus U20 dan Presidensi G20 sebelumnya. Kami berharap agar dapat secara kolektif menyusun komunike yang berdampak, untuk diakui oleh para pemimpin dan pemerintah G20," kata Sri dalam keterangannya dikutip, Selasa (14/2/2023).
Sri mengatakan, dalam penekanan khusus pada sesi Advokasi dengan Engagement Group G20 lain untuk melanjutkan pembangunan resiliensi pasca-pandemi serta dukungan Jakarta terhadap Ahmedabad selaku kota tuan rumah U20 2023.
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta Sri Haryati selaku Sherpa U20 Jakarta, menyampaikan pada tahun sebelumnya Jakarta telah memfokuskan pembahasan U20 dalam upaya pemulihan pasca-pandemi, persoalan krisis energi, serta perubahan iklim.
Pembahasan tersebut dirangkum dalam tiga isu, yaitu, berinvestasi di bidang kesehatan dan hunian sebagai landasan pemulihan ekonomi dan sosial untuk semua. Kemudian, mendorong transisi energi yang berkelanjutan dan akses yang setara terhadap mobilitas yang berkelanjutan.
Serta memberikan pendidikan serta pelatihan tentang masa depan lapangan pekerjaan, untuk memfasilitasi akses yang berkeadilan terhadap peluang kerja.
Ketiga isu ini telah dituangkan dalam Komunike U20 2022 yang ditandatangani oleh 45 kota, terdiri dari 28 kota partisipan dan 17 kota pengamat.
Sri berharap agar Komunike U20 pada tahun ini juga dapat memberikan dampak yang signifikan dalam pembahasan G20. Baca: Jakarta Tidak Lagi Ibu Kota 2024, Pemprov DKI-Kemenkeu Bahas Pemanfaatan Aset Negara
"Kami mendapati bahwa masalah-masalah prioritas yang diusulkan oleh Ahmedabad pada tahun ini sejalan dengan masalah yang diangkat dalam siklus U20 dan Presidensi G20 sebelumnya. Kami berharap agar dapat secara kolektif menyusun komunike yang berdampak, untuk diakui oleh para pemimpin dan pemerintah G20," kata Sri dalam keterangannya dikutip, Selasa (14/2/2023).
Sri mengatakan, dalam penekanan khusus pada sesi Advokasi dengan Engagement Group G20 lain untuk melanjutkan pembangunan resiliensi pasca-pandemi serta dukungan Jakarta terhadap Ahmedabad selaku kota tuan rumah U20 2023.
Lihat Juga :