Bentrokan Dua Kelompok di Depok Ternyata Dipicu Utang Piutang
Minggu, 12 Februari 2023 - 12:44 WIB
loading...
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Ahmad Fuady. Foto/SINDOnews
A
A
A
DEPOK - Kasus bentrokan antar dua kelompok massa yang menyebabkan satu orang meninggal dunia di Perumahan Raffles Hills, Tapos, Kota Depok pada Sabtu (11/2/2023) akhirnya terungkap. Pemicunya dilatarbelakangi masalah utang piutang.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu melibatkan kelompok suku Madura dan Ambon. Mulanya, Lega meminjamkan uang sebesar Rp300 juta kepada Muchtar. Namun, baru dibayar Rp100 juta.
”Pemicunya masalah bisnis yang menyebabkan terjadinya bentrokan dan satu orang meninggal dunia,” kata Ahmad dalam keteragannya, Minggu (12/2/2022). Baca juga: Mencekam! Bentrokan Dua Kelompok di Depok Tewaskan Warga Bogor
Ahmad menjelaskan, awal mulanya masalah bisnis antara saudari Leha dengan saudara Muchtar sebesar Rp300 juta dan sudah dibayar sebesar Rp100 juta ke saudara Muchtar.
Lantaran, uang tersebut belum dibayar sepenuhnya Leha pun meminta kepada Rizal beserta kelompoknya dari suku Ambon untuk menagih hutang tersebut. Bersama beberapa orang lainnya dangsung terjadi keributan antara kelompok Ambon dan kelompok Madura.
Kapolres Metro Depok Kombes Pol Ahmad Fuady mengatakan peristiwa yang terjadi sekitar pukul 14.30 WIB itu melibatkan kelompok suku Madura dan Ambon. Mulanya, Lega meminjamkan uang sebesar Rp300 juta kepada Muchtar. Namun, baru dibayar Rp100 juta.
”Pemicunya masalah bisnis yang menyebabkan terjadinya bentrokan dan satu orang meninggal dunia,” kata Ahmad dalam keteragannya, Minggu (12/2/2022). Baca juga: Mencekam! Bentrokan Dua Kelompok di Depok Tewaskan Warga Bogor
Ahmad menjelaskan, awal mulanya masalah bisnis antara saudari Leha dengan saudara Muchtar sebesar Rp300 juta dan sudah dibayar sebesar Rp100 juta ke saudara Muchtar.
Lantaran, uang tersebut belum dibayar sepenuhnya Leha pun meminta kepada Rizal beserta kelompoknya dari suku Ambon untuk menagih hutang tersebut. Bersama beberapa orang lainnya dangsung terjadi keributan antara kelompok Ambon dan kelompok Madura.
Lihat Juga :