Ungkapan Rasa Syukur, Ratusan Umat Buddha Gelar Sembahyang Po Un di Vihara Amurva Bhumi Jaksel
Jum'at, 10 Februari 2023 - 15:27 WIB
loading...
Ratusan umat Buddha antusias menggelar sembahyang Po Un di Vihara Amurva Bhumi, Karet, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023). Foto: Ist
A
A
A
JAKARTA - Ratusan umat Buddha antusias menggelar sembahyang Po Un, ritual yang menjadi rangkaian dari perayaan Tahun Baru Imlek dan Cap Go Meh . Kegiatan ini sebagai ungkapan rasa terima kasih karena telah melalui tahun baik dan tahun yang memberikan kesejahteraan bagi masyarakat.
Bersamaan dengan itu juga digelar perayaan menyambut tahun Kelinci dan berharap kondisi masyarakat akan lebih baik lagi. Ritual berlangsung di Vihara Amurva Bhumi, Karet, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023).
Seusai ritual Po Un juga digelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Eksistensi Vihara Amurva Bhumi (Hok Tek Tjeng Sin) bagi Kerukunan dan Kemashalatan Umat. Hadir sebagai pembicara sejumlah tokoh antara lain Pembimas Budha Kanwil Kemenag DKI Jakarta Suwanto, Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Selatan Riyadi, Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Barat Jasman, Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Timur Pandu Dinata, dan Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Utara Mugiyanto.
Baca juga: Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh di Kota Bogor
Pembimas Budha Kanwil Kemenag DKI Jakarta Suwanto mengingatkan bagaimana vihara dikelola agar lahirnya kerukunan dan kemaslahatan umat Buddha. Konteksnya bagaimana rumah ibadah harus menjadi pendukung, pendorong agar menciptakan perdamaian dan keharmonisan.
Terhadap kedua hal itu perlu diciptakan suasana hati, pikiran, dan jiwa yang bersih. Dengan kata lain, realitas tersebut dapat juga diwujudkan lewat pembinaan mental spiritual yang salah satunya melalui baca-baca panita, sutra, dan mantra.
Bersamaan dengan itu juga digelar perayaan menyambut tahun Kelinci dan berharap kondisi masyarakat akan lebih baik lagi. Ritual berlangsung di Vihara Amurva Bhumi, Karet, Jakarta Selatan, Kamis (9/2/2023).
Seusai ritual Po Un juga digelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Eksistensi Vihara Amurva Bhumi (Hok Tek Tjeng Sin) bagi Kerukunan dan Kemashalatan Umat. Hadir sebagai pembicara sejumlah tokoh antara lain Pembimas Budha Kanwil Kemenag DKI Jakarta Suwanto, Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Selatan Riyadi, Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Barat Jasman, Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Timur Pandu Dinata, dan Penyelenggara Budha Kemenag Jakarta Utara Mugiyanto.
Baca juga: Ribuan Warga Padati Festival Cap Go Meh di Kota Bogor
Pembimas Budha Kanwil Kemenag DKI Jakarta Suwanto mengingatkan bagaimana vihara dikelola agar lahirnya kerukunan dan kemaslahatan umat Buddha. Konteksnya bagaimana rumah ibadah harus menjadi pendukung, pendorong agar menciptakan perdamaian dan keharmonisan.
Terhadap kedua hal itu perlu diciptakan suasana hati, pikiran, dan jiwa yang bersih. Dengan kata lain, realitas tersebut dapat juga diwujudkan lewat pembinaan mental spiritual yang salah satunya melalui baca-baca panita, sutra, dan mantra.
Lihat Juga :